Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Nasir Djamil Minta Polisi Segera Selesaikan Kasus Penusuk Syekh Ali Jaber

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Nasir Djamil
Bagikan:

Hidayatullah.comAnggota DPR RI, Muhammad Nasir Djamil menilai Insiden penusukan terhadap Syekh Ali Jaber di ruang terbuka di Bandar Lampung, mengingatkan kita akan kasus penusukan yang menimpa mantan Menkopolhukam Wiranto. Menurutnya, saat itu Wiranto ditusuk di depan alun-alun Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten.

Hal itu kemudian, menjadi sorotan Nasir, Ia mengatakan kasus antara Wiranto dan Syeikh Ali Jaber sangat berbeda, bila Wiranto ditusuk oleh teroris, sedangkan Syeikh Ali Jaber ada sakit mental.  “Yang sama yang mana? Pelakunya kan beda. Satu dibilang teroris, satu lagi dibilang psikis,” kata Nasir Djamil melalui keteranganya, Selasa (15/09/2020).

Nasir menuturkan kalau saat ini banyak spekulasi liar berkembang di masyarakat dan atas dasar tersebut, politisi PKS itu meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas sebagaimana keinginan Syeikh Ali Jaber yang ingin kasus tersebut diselesaikan dengan penegakan hukum.  “Yang penting saat ini jangan lagi banyak tafsir. Pelakunya sudah jelas, korbannya pun sudah meminta agar kasus ini diproses secara hukum dan terhormat,” ujarnya.

Menurut Nasir, perihal pelaku yang nekat melakukan aksi di ruang terbuka, kata Nasir bahwa hal itu dilakukan agar memberikan daya kejut lebih besar terlebih menyasar kepada tokoh publik.  Hanya saja, Anggota Komisi III DPR RI tersebut beranggapan banyaknya dugaan masyarakat harus menjadi dorongan tegas bagi aparat kepolisian untuk dapat menuntaskan kasus tersebut.

“Jadi macam-macam lah persepsi, bisa jadi ingin mengalihkan isu soal Covid-19, soal PKI, dan soal lainnya,”ucapnya.

Nasir berharap kasus ini dapat diselesaikan, termasuk terungkapnya aktor intelektualitas dibelakangnya, sebab bila dibiarkan, akan terus berkecamuk dan Ia khawatir kasus ini hilang begitu saja.  “Karena itu jika aparat penegak hukum tidak cepat dan tepat menyelesaikan ini serta mendapatkan aktor intelektualnya, maka makin banyak spekulasi yang berkembang. Akhirnya peristiwa ini hilang tanpa bekas,” ungkapnya.*/Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Kasus Ulama Ditusuk, Din: Polisi Jangan Mudah Percaya Dengan Alasan Orang Tua Tersangka

Kasus Ulama Ditusuk, Din: Polisi Jangan Mudah Percaya Dengan Alasan Orang Tua Tersangka

Kota  Padang  Helat MTQ ke 36

Kota Padang Helat MTQ ke 36

LIPIA akan Buka Cabang Baru di Tiga Kota

LIPIA akan Buka Cabang Baru di Tiga Kota

IASS: Lahirkan Para Tokoh Pejuang Kemerdekaan RI, Pendidikan Diniyah Patut Dilestarikan

IASS: Lahirkan Para Tokoh Pejuang Kemerdekaan RI, Pendidikan Diniyah Patut Dilestarikan

Mendikbud: Penghafal Al-Qur’an Tidak Sulit Masuk Perguruan Tinggi

Mendikbud: Penghafal Al-Qur’an Tidak Sulit Masuk Perguruan Tinggi

Baca Juga

Berita Lainnya