Sabtu, 13 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Desak Polisi Buka Motif Penyerangan Terhadap Syeikh Ali Jaber

DPR.GO.ID
Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin
Bagikan:

Hidayatullah.comWakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin, mendesak aparat Kepolisian segera membuka motif penyerangan terhadap ulama Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah di Masjid Falahudin, Kota Bandar Lampung, Ahad kemarin (13/09/2020).

Aziz mengaku prihatin atas aksi penyerangan tersebut. Menurutnya, aksi ini merupakan hal yang sangat tercela dan tidak beradab. Untuk itu, dia mendesak Polri tidak buru-buru menyimpulkan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.

“Aparat penegak hukum dapat harus segera membuka motif pelaku penyerangan yang tidak bermoral itu. Kepolisian jangan mudah memberikan kesimpulan ‘gangguan kejiwaan’ terhadap pelaku,” Kata Azis Syamsuddin kepada wartawan, Senin (14/09/2020).

Aziz meminta aparat kepolisian cepat dan tegas dalam melakukan investigasi kasus ini secara detail, sehingga motif sesungguhnya dapat diketahui.

“Jika memang ada aktor-aktor di belakang pelaku, maka wajib diungkap dan ditindak secara tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Golkar itu mengharapkan peristiwa ini dapat dijadikan pembelajaran bagi aparat keamanan ke depannya dalam mengamankan kegiatan ceramah dan akan mengawasi jalannya proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

“Saya mempertanyakan standar operasional pengamanan yang dilakukan, terlebih ini ulama besar. Dirinya meminta fungsi deteksi dini dan keamanan kedepannya dapat dilakukan dengan baik oleh Kepolisian dan intelijen,” ujarnya.

Politisi Golkar asal Lampung ini menyatakan bahwa sesungguhnya masyarakat Lampung itu sangat damai, sehingga kejadian peristiwa ini sangat menggangu ketertiban umum. Azis berharap agar masyarakat bisa kembali tenang dan para ulama dapat melanjutkan kegiatan berdakwah kembali seperti biasa.

“Saya doakan Syekh Ali Jaber segera bisa sembuh dari luka yang di deritanya serta dapat kembali berdakwah dalam proses mengamalkan ibadah dan memberikan pencerahan di masyarakat. Mengajak para ulama dapat kembali berkegiatan sebagaimana seharusnya tanpa memiliki rasa kekhawatiran,” tutupnya.* Azim Arrasyid

Rep: Rofi' Munawwar
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Al-Aqsha Jayapura Kerap Sediakan Lahan Parkir Kendaraan Jemaat Gereja

Masjid Al-Aqsha Jayapura Kerap Sediakan Lahan Parkir Kendaraan Jemaat Gereja

BJ Habibie Dapat Penghargaan “Sepuluh November” dari ITS

BJ Habibie Dapat Penghargaan “Sepuluh November” dari ITS

Pakar Pidana: Abu Janda Bisa Dikenakan Penodaan Agama Seperti Kasus Ahok

Pakar Pidana: Abu Janda Bisa Dikenakan Penodaan Agama Seperti Kasus Ahok

DPR Kritik Operasi Terduga Teroris di Ciputat

DPR Kritik Operasi Terduga Teroris di Ciputat

Jubir MK: Dissenting Opinion Masuk dalam Putusan

Jubir MK: Dissenting Opinion Masuk dalam Putusan

Baca Juga

Berita Lainnya