Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tengku Zulkarnain Minta Jokowi Juga Ajak Pejabat Takut kepada Allah dan Api Neraka

Tengku Zulkarnain Cadar rifa'i fadhly/hidayatullah.com
KH Tengku Zulkarnain semasa menjabat Wasekjen MUI di kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (03/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat ikut dalam budaya antikorupsi, bukan hanya karena takut denda dan penjara, melainkan karena ketakutan kepada Allah.

Dalam pantauan hidayatullah.com, Tengku Zulkarnain berpendapat, kalau pesan tersebut jangan hanya dilayangkan ke masyarakat saja, tetapi juga kepada semua elemen pejabat negara.

“Untuk mencegah korupsi Pak @jokowi minta masyarakat takut pada Allah dan api neraka. Seharusnya satu lagi pak. Minta kepada semua pejabat negara termasuk Presiden dan kepala desa juga takut pada Allah dan api neraka. Kan duit di tangan mereka semua,” kata Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter pribadinya @ustadtengkuzul, Sabtu (29/08/2020).

Belum lama ini, Presiden Jokowi, mengajak para tokoh agama, para pendidik, lembaga swadaya masyarakat untuk bersama melawan korupsi.

“Dengan keteladanan kita semuanya dengan perbaikan regulasi dan reformasi birokrasi saya yakin Insya Allah masyarakat akan menyambut baik gerakan budaya antikorupsi ini,” kata Presiden Jokowi dalam pidato pada kesempatan aksi nasional pencegahan korupsi, di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/08/2020).

“Takut melakukan korupsi bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan terhadap penjara, takut melakukan korupsi juga bisa didasarkan pada ketakutan kepada sanksi sosial. Takut dan malu pada keluarga kepada tetangga dan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan api neraka,” lanjutnya.

Permintaan tersebut Presiden sampaikan melalui video conference dalam pembukaan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan KPK.

“Gerakan budaya antikorupsi harus kita galakkan, masyarakat harus tahu apa itu korupsi, kita semua harus tahu apa gratifikasi, masyarakat harus jadi bagian mencegah korupsi, antikorupsi, kepantasan, kepatutan harus menjadi budaya,” ujarnya mengajak masyarakat Indonesia.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Ahmad Zainullah, Lulus Sebagai Doktor Puasa

Ahmad Zainullah, Lulus Sebagai Doktor Puasa

Teror Separatis di Ilaga Papua Ancam Terjadinya Eksodus

Teror Separatis di Ilaga Papua Ancam Terjadinya Eksodus

Dahnil: Setop Kriminalisasi Ulama jika Serius Mau Rekonsiliasi

Dahnil: Setop Kriminalisasi Ulama jika Serius Mau Rekonsiliasi

Akhirnya, Warga Dusun Adow Manado Dapat al-Quran

Akhirnya, Warga Dusun Adow Manado Dapat al-Quran

Rektor Universitas Brawijaya Luncurkan 147 Kantin Akademik Halalan Thoyyiban

Rektor Universitas Brawijaya Luncurkan 147 Kantin Akademik Halalan Thoyyiban

Baca Juga

Berita Lainnya