Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

Komisi III Minta Kebakaran Tak Menghambat Penuntasan Kasus-kasus Besar yang Ditangani Kejagung

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Sabtu (22/08/2020) difoto pada Ahad (23/08/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk tim khusus (Timsus) untuk mengungkap insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Kejagung pada Sabtu (22/08/2020) malam secara transparan dan profesional.

Dia mengakui dengan kejadian itu tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang curiga di tengah kerja Kejagung dalam mengusut kasus-kasus mega korupsi.

“Untuk menjawab spekulasi-spekulasi tersebut, saya mendorong Jaksa Agung untuk membuat tim khusus bersama dengan Kepolisian untuk mengungkap kejadian ini. Dan yang paling penting, pengungkapan kejadian ini harus dilakukan secara transparan dan profesional,” kata Herman dalam siaran persnya, Senin (24/08/2020).

Di sisi lain, Herman juga meminta Kejagung untuk melakukan inventarisasi terhadap segala sarana prasarana sekaligus data-data yang berhubungan dengan perkara yang ikut terbakar dalam kejadian kebakaran tersebut.

Dia berharap musibah kebakaran Gedung Kejagung tidak menghambat penuntasan sejumlah kasus besar yang sedang ditangani lembaga tersebut.

“Pertama saya turut prihatin terhadap kejadian ini. Saya harap hal ini tidak menyurutkan kerja-kerja kejaksaan dalam mengusut kasus-kasus besar seperti kasus Jiwasraya, Djoko Tjandra, Bea Cukai,” jelasnya.

Baca: Banyak Tangani Kasus Besar, MKD DPR Dorong Investigasi Mendalam Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Lebih jauh, dia menegaskan bahwa Komisi III DPR RI memberikan dukungan penuh kepada keluarga besar Kejaksaan untuk bisa pulih dari musibah tersebut. Dia juga meminta Jaksa Agung harus memastikan bahwa musibah kebakaran itu tidak boleh menghambat kinerja Kejagung dalam penegakan hukum.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono memastikan dokumen-dokumen kasus aman dari peristiwa kebakaran yang melanda Gedung Utama Kejagung. “Jika ada berkas yang terbakar ada sistem pengamanan database. Jadi, kalau ada data fisik yang terbakar masih ada data yang disimpan di database,” kata Hari dalam keterangannya, di Jakarta.

Sebelumnya diketahui, Gedung Kejagung yang beralamat di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar sekitar pukul 19.10 WIB, pada Sabtu malam, (22/08/2020).* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammadiyah Coba Menggeser Pemikiran Fikih Tentang Konsep ‘Tafaquhufiddin’

Muhammadiyah Coba Menggeser Pemikiran Fikih Tentang Konsep ‘Tafaquhufiddin’

Kecam Keras Penghinaan Nabi, BMOIWI Juga Serukan Boikot Produk Prancis

Kecam Keras Penghinaan Nabi, BMOIWI Juga Serukan Boikot Produk Prancis

Bank Syariah Tahan Guncangan Krisis

Bank Syariah Tahan Guncangan Krisis

Pertumbuhan Perbankan Syariah Tinggi

Pertumbuhan Perbankan Syariah Tinggi

Relawan IT BPN Temukan 9.440 Kesalahan Input Data ke Situng KPU

Relawan IT BPN Temukan 9.440 Kesalahan Input Data ke Situng KPU

Baca Juga

Berita Lainnya