Ahad, 24 Januari 2021 / 10 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Banyak Orang Gagal Paham Tujuan Hidupnya, ITJ Samarinda Gelar Islamic Worldview Class

Dua aktivis ITJ Samarinda, Farhan dan Selo, mengapit Korpus ITJ, Randy Iqbal, dalam Silatnas ITJ di Jogja, Februari 2020 silam
Bagikan:

Hidayatullah.com | Pandemi tidak boleh menyebabkan pekerjaan dakwah terhenti. Hal itu telah dibuktikan oleh komunitas #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) Chapter Samarinda dengan menggelar seri Kajian Islamic Worldview Class (IWC) yang telah dimulai sejak 19 Juli 2020 silam secara daring. ITJ Samarinda tidak sendirian dalam menggelar kegiatannya yang satu ini.

“Islamic Worldview Class ini adalah buah kolaborasi ITJ Samarinda dan FSLDK Kaltimtara, juga mengajak Komunitas Sahabat Cendekia dan BISTAC,” ungkap Uswa Hili, Koordinator Chapter (Korchap) ITJ Samarinda.

Diselenggarakannya IWC ini tidak lepas dari kajian ITJ Samarinda terhadap sejumlah persoalan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“ITJ dan FSLDK menganggap perlu adanya agenda seperti ini karena melihat fenomena di tengah-tengah umat, banyak orang yang gagal paham tentang darimana mereka berasal, untuk apa mereka diciptakan dan mau kemana mereka setelah matinya,” ujar pemuda yang punya setumpuk kesibukan, ini.

Menurut Hili, kegiatan IWC ini rupanya banyak dinanti-nantikan oleh para pemuda Muslim. Peserta yang terdaftar pun memiliki latar belakang yang cukup beragam.

“Kegiatan ini diikuti oleh banyak kalangan, mulai dari praktisi pendidikan, psikolog hingga mahasiswa S1 juga,” ungkapnya lagi.

Narasumber dari seri kajian yang bertemakan “Man as Man: Manusia Seutuhnya” ini adalah para akademisi yang dianggap ahli dalam bidangnya masing-masing.

Kelima tokoh akademisi tersebut adalah Nirwan Syafrin, Ph.D. (Wakil Rektor IV Universitas Ibn Khaldun Bogor), Dr. Fathul Lubabin Nuqul (dosen Fakultas Psikologi UIN Malang), Akmal Sjafril (mantan Koordinator Pusat ITJ), Muhammad Fadhila Azka (pengajar di Sekolah Pemikiran Islam), dan Anton Ismunanto (narasumber dalam kajian-kajian ITJ Jogja).

“Aktivitas ITJ Samarinda sejak pandemi memang sangat membanggakan, apalagi mengingat chapter ini sempat vakum cukup lama dan baru dibangkitkan kembali beberapa saat sebelum Silatnas ITJ di Jogja, Februari lalu,” ujar Randy Iqbal, Koordinator Pusat (Korpus) ITJ saat ini.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Cara Menutup Mata Masih Jadi bahan Kajian Peneliti

Cara Menutup Mata Masih Jadi bahan Kajian Peneliti

HMI Tarakan Bedah Buku “Belajar Dari Partai Masjumi”

HMI Tarakan Bedah Buku “Belajar Dari Partai Masjumi”

BKSAP DPR Desak Indonesia Protes Serangan Udara ‘Israel’ ke Gaza

BKSAP DPR Desak Indonesia Protes Serangan Udara ‘Israel’ ke Gaza

Ganti Ketua, STIKMA Malang ingin Menuju yang Terdepan

Ganti Ketua, STIKMA Malang ingin Menuju yang Terdepan

IPM: Pelajar dan Remaja Islam harus Menolak Perayaan Valentine

IPM: Pelajar dan Remaja Islam harus Menolak Perayaan Valentine

Baca Juga

Berita Lainnya