Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Wantim MUI: Umat Islam Paling Toleran, Tak Adil Dijadikan Objek Isu Radikalisme

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Waka Wantim MUI Didin Hafidhuddin di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) meminta semua pihak untuk tidak memunculkan isu radikalisme di tengah pandemi Covid-19.

“Wantim mengharapkan pada semua pihak agar jangan sampai memunculkan isu radikalisme di saat kita sedang menghadapi musibah Covid-19 dimana bangsa dan negara kita harus bersatu padu karena persoalan yang berkaitan dengan Covid-19,” kata Wakil Ketua Wantim MUI Prof Didin Hafidhuddin dalam rapat pleno Wantim MUI ke-68 secara virtual, Selasa (28/07/2020).

Didin mengaku sangat prihatin dengan kembali dimunculkannnya isu radikalisme yang kemudian ujungnya adalah menyudutkan umat Islam, bahkan juga tokoh-tokoh Islam.

Padahal, Didin mengatakan, Idham Azis (Kapolri saat ini) pada waktu fit and proper test di DPR sebagai calon Kapolri pernah menyatakan bahwa radikalisme tidak ada kaitannya dengan agama apa pun.

“Radikalisme bersifat perorangan, bersifat kelompok, juga ada pada berbagai macam bidang radikalisme dari ekonomi, misal penguasaan aset-aset ekonomi yang sangat tidak adil yang ada kedzaliman dalam ekonomi, maupun juga radikalisme dalam bidang yang lain,” jelasnya.

Baca: Din: Selesaikan Dulu Akar Radikalisme yaitu Ketidakadilan Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial

Didin pun berharap agar semua pihak tidak memunculkan isu radikalisme saat ini. Apalagi hingga menyangkutpautkan umat Islam pada radikalisme.

“Oleh karena itu, tidak ada gunanya, dirasakan tidak adil oleh umat Islam kalau kemudian isu radikalisme kemudian ditunjukkan objeknya adalah umat Islam, bahkan objeknya adalah tokoh-tokoh Islam,” ujarnya.

Ia menilai, dengan toleransi dari umat Islam, membuat bangsa dan negara Indonesia ini jadi kuat.

“Kita menyadari bahwa Islam agama yang damai dan umat Islam di Indonesia adalah umat yang paling toleran, tidak mungkin bangsa dan negara ini akan kuat kalau tanpa toleransi dari umat Islam,” terangnya.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pakar Sebut Syiah Lebih Berbahaya dari Ahmadiyah

Pakar Sebut Syiah Lebih Berbahaya dari Ahmadiyah

Pasar Muslim Menjadi Perhatian Pebisnis Dunia

Pasar Muslim Menjadi Perhatian Pebisnis Dunia

Melalui BAZNAS, Madrasah se-Banten Sumbang Rp 630 Juta untuk Rohingya

Melalui BAZNAS, Madrasah se-Banten Sumbang Rp 630 Juta untuk Rohingya

Tiap Pekan Ratusan Warga Sunni Iraq Dijatuhi Hukuman Mati

Tiap Pekan Ratusan Warga Sunni Iraq Dijatuhi Hukuman Mati

MUI Minta DPR Segera Bahas Perppu Ormas

MUI Minta DPR Segera Bahas Perppu Ormas

Baca Juga

Berita Lainnya