Sabtu, 23 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Forum Anak Bekerja Sama dengan Pemerintah untuk Perketat Regulasi Iklan Rokok

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Seorang pria merokok di bawah iklan peringatan merokok di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Di Hari Anak Nasional (HAN) 2020, persoalan terkait iklan rokok kembali menjadi salah satu sorotan. Hal ini sebagaimana turut disuarakan oleh Forum Anak pada puncak peringatan HAN 2020, Kamis (23/07/2020).

Forum Anak Nasional (FAN) merupakan organisasi anak yang dibina oleh pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Saat ini FAN sudah tersebar mulai dari jenjang Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, hingga Provinsi.

“Forum Anak bekerja sama dengan pemerintah untuk memonitor dan memperketat peraturan terkait Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok (IPSR) di seluruh wilayah Indonesia,” salah satu poin Suara Anak Indonesia Tahun 2020 yang disampaikan pada puncak peringatan HAN secara virtual, Kamis ini. Acara ini melibatkan sekitar 580 peserta.

“Stop kekerasan, perlakuan buruk, perundungan, dan eksploitasi pada anak! Semua anak, anak kita. Melindungi anak tanggung jawab bersama,” tegas Menteri Bintang sebagaimana keterangan KPPPA, Kamis.

Ada 12 butir Suara Anak Indonesia Tahun 2020 yang disampaikan pada kesempatan itu. Selain soal rokok, poin lainnya, yaitu anak-anak Indonesia meminta kepada pemerintah untuk memeratakan akses internet dan menyesuaikan kurikulum untuk pembelajaran jarak jauh dengan mempertimbangkan keadaan daerah masing-masing

“Memohon kepada pemerintah untuk melakukan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan ke daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), serta meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus,” poin lainnya.

Anak-anak Indonesia pun mengajak pemerintah, masyarakat, dan keluarga di seluruh Indonesia untuk meningkatkan edukasi dan skill parenting terhadap pola asuh anak, serta menolak segala bentuk kekerasan anak

“Mengajak pemerintah, tenaga kependidikan, dan masyarakat Indonesia untuk mengoptimalkan pemberian edukasi dan menolak segala bentuk perundungan terhadap anak di lingkungan sekolah, masyarakat, dan media sosial,” sebutnya.

Mereka juga mengaku mendukung pemerintah untuk meningkatkan perhatian kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), baik dalam pelayanan kesehatan dan pembuatan konten pendidikan yang ramah disabilitas.

Acara ini diisi dengan pemutaran video rangkaian HAN 2020, video ucapan HAN 2020 menggunakan berbagai bahasa daerah oleh anak-anak Indonesia, video pesan dan ucapan HAN 2020 yang disampaikan 6 Menteri Kabinet Kerja dan pimpinan lembaga, pembacaan dongeng “Wayan Kompyang dan Ombak Putih” oleh Menteri PPPA Bintang Puspayoga dan Kak Seto, pesan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo untuk anak-anak Indonesia, serta konser virtual Gembira di Rumah.

Sebelumnya, berbagai pihak telah mendorong pemerintah agar menghapus total iklan di rokok di berbagai saluran media.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

isi eksepsi nota keberatan habib rizieq HRS

Dituntut Jaksa 6 Tahun Bui di Perkara Swab RS UMMI, Habib Rizieq: Tuntutan Jaksa Tidak Masuk Akal, Sadis dan Tidak Bermoral

Lemahnya Penegakan Hukum Dinilai Bisa Menenggelamkan Bangsa

Lemahnya Penegakan Hukum Dinilai Bisa Menenggelamkan Bangsa

Saat Media jadi Partisan, Masih Perlukah Netralitas? (2)

Saat Media jadi Partisan, Masih Perlukah Netralitas? (2)

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

Tolak RS Siloam, MUI Datangi DPRD

Tolak RS Siloam, MUI Datangi DPRD

Baca Juga

Berita Lainnya