Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ribuan Warga Terdampak Banjir Bandang Masamba Sulsel

TASK Hidayatullah
TASK Hidayatullah turut melakukan evakuasi barang milik korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulsel.
Bagikan:

Hidayatullah.com- Hingga hari keempat, Kamis (16/07/2020), pasca banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, tim SAR Gabungan masih terus melakukan operasi tanggap darurat.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Makassar, hingga hari ketiga kemarin, bencana alam ini berdampak terhadap 1.565 orang.

“Status data korban sementara pada pukul 14.00 WITA (15/07/2020, red), jumlah 1.565 orang,” keterangan diperoleh hidayatullah.com.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.542 orang (luka-luka), 21 orang meninggal dunia, dan 2 orang dalam pencarian.

Dalam operasi SAR Gabungan kemarin, menurut info dari KPP Makassar, Tim SAR Gabungan antara lain berhasil menemukan sejumlah orang korban di Desa Radda, Masamba.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan 1 (satu) org korban perempuan dalam kondisi meninggal dunia atas nama Marwiah,” sebut keterangan resmi tersebut, beserta informasi lainnya.

han korban luka-luka menjalani perawatan di RSUD Masamba.

Menurut KPP Makassar, SAR Gabungan terdiri dari 47 unsur, baik TNI, Polri, Basarnas/Basarda, tim SAR swasta, dan berbagai institusi lain.

Tim SAR Hidayatullah turut serta dalam upaya pencarian dan pertolongan korban banjir bandang Masamba.

“Alhamdulillah SAR Hidayatullah juga di dalam (SAR Gabungan). Jumlah personil 45 orang,” ujar Ketua Tim SAR Hidayatullah Abbas Usman, Kamis, mengapresiasi anggotanya yang tak lama setelah bencana pada Senin (13/07/2020) malam itu sudah tiba di lokasi. Data jumlah personel itu sesuai dengan data dari Basarnas tersebut, di bawah jumlah TNI (70 personil) dan Polri (50). SAR Hidayatullah bagian dari TASK Hidayatullah Peduli Masamba, termasuk di dalamnya BMH.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Beginilah Gaya Adian Husaini Muhasabah 50 Tahun Perjalanan Hidup

Beginilah Gaya Adian Husaini Muhasabah 50 Tahun Perjalanan Hidup

Kementrian Agama Resmi Luncurkan Program Penceramah Bersertifikat

Kementrian Agama Resmi Luncurkan Program Penceramah Bersertifikat

Rizieq: Bagian NKRI, Pulau Bali Jangan Jadi “Pulau Maksiat”

Rizieq: Bagian NKRI, Pulau Bali Jangan Jadi “Pulau Maksiat”

Kecewa, Pendukung Rhoma di Cirebon Bakar Bendera PKB

Kecewa, Pendukung Rhoma di Cirebon Bakar Bendera PKB

LPPOM MUI: Obat-obatan Harus Terbuat dari Bahan Suci dan Halal

LPPOM MUI: Obat-obatan Harus Terbuat dari Bahan Suci dan Halal

Baca Juga

Berita Lainnya