Dompet Dakwah Media

MUI Dirikan Al Markazul Islam Sulteng, Akan Dipakai Pusat Kajian Agama

“Lokasinya ada di Kabupaten Sigi dengan luas tanah dua hektare, dibangun 40 unit rumah yang diperuntukkan pada para korban gempa dan tsunami, Gedung Al Markaz Al Islami, sebuah masjid serta pusat pendidikan anak usia dini"

MUI Dirikan Al Markazul Islam Sulteng, Akan Dipakai Pusat Kajian Agama

Terkait

Hidayatullah.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mendirikan gedung Markazul Islam MUI Sulawesi Tengah di Sigi, Sulteng.

Ketua MUI Sulteng, Habib Ali Muhammad Al Jufri menyebutkan, gedung Al Markazul Islam Sulawesi Tengah ini rencananya dijadikan sebagai sarana pusat kajian Islam.

“Lokasinya ada di Kabupaten Sigi dengan luas tanah dua hektare, dibangun 40 unit rumah yang diperuntukkan pada para korban gempa dan tsunami, Gedung Al Markaz Al Islami, sebuah masjid serta pusat pendidikan anak usia dini,” ujarnya kutip website resmi MUI, Senin (15/06/2020).

Pekan kemarin, MUI melakukan soft launching Markazul Islam MUI Sulawesi Tengah itu bersamaan momentum Halal Bihalal Online, Jumat (12/06/2020) malam. Acara ini juga menjadi ajang silaturahim MUI Pusat dan MUI daerah seluruh Indonesia.

Soft launching itu dipimpin langsung oleh Wapres RI, KH Ma’ruf Amin. Soft launching ini digelar supaya Markazul Islam yang sudah rampung pengerjaannya itu segera dapat dimanfaatkan.

Kiai Ma’ruf menuturkan, saat terjadi gempa di Sulteng, waktu itu MUI mengelus dada dan ingin berbuat lebih. Saat itu katanya MUI punya niatan kuat bagaimana membantu Palu dan sekitarnya supaya umat di sana terbantu.

“Kita ingin berbuat, waktu itu MUI hanya punya azzam saja, punya niat saja, bagaimana membantu untuk Palu, untuk umat di Palu, tapi Allah rupanya mengirimkan orang Taiwan untuk datang ke MUI menyerahkan uang supaya digunakan untuk kepentingan di Palu, setelah kita rundingkan bahwa ini untuk membangun Al Markazul Islam, ternyata setuju, dan kemudian ditambah oleh Axxa Mandiri,” tutur Ketua Umum (non-aktif) MUI ini.

Sementara menurut KH Abdullah Jaidi, Ketua Panitia Halal Bihalal tersebut, pembangunan Markazul Islam MUI Sulawesi Tengah itu berasal dari pertemuan Ketua Umum MUI dengan Kepala Kamar Dagang Taiwan pasca terjadi bencana alam di Sulteng.

“Bantuan tersebut disampaikan oleh Taiwan dalam dua tahap berjumlah 12 miliar dan tambahan bantuan Axxa Mandiri sebesar Rp 500 juta,” sebut Jaidi.

Menurut Ketua MUI yang menjadi Koordinator Wilayah Sulteng ini, soft opening itu digelar supaya gedung di kompleks Al Markazul Islam ini bisa dimanfaatkan segera.

Kiai Ma’ruf berterimakasih kepada pihak Taiwan, Axxa Mandiri, MUI Sulteng, pemerintah daerah baik provinsi maupun pemerintah kabupaten Sigi, sehingga pembangunan Al Markazul Islam ini dapat terlaksana.

Wapres berharap agar Al Markazul Islam ini dapat terus memberikan manfaat.

“Kami selaku pengurus MUI Sulteng dan seluruh pengurus wilayah dan daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wapres RI, perwakilan dari Pemerintah Taiwan, Gubernur Sulteng, Bupati Sigi, dan seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi dalam rampungnya pembangunan gedung ini,” ujar Jaidi.*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !