Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

KAMMI Desak Jokowi Pecat 10 Menteri yang Dinilai Gagal Tangani Pandemi

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Ini rapat pertama yang digelar di era Jokowi-Maruf.
Bagikan:

Hidayatullah.com Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Elevan Yusmanto mendesak Presiden Joko Widodo segera memecat 10 menteri yang dinilai gagal.

Karena, menurut Elevan menteri-menteri tersebut paling berkaitan langsung dengan penanggulangan pandemi Covid-19.

“PP KAMMI mendesak pemerintah segera memecat 10 menteri yang gagal menangani Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan dan semakin mengarah kepada krisis sosial dan ekonomi.” kata Elevan dalam konferensi persnya di Kantor PP KAMMI, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan diterima redaksi semalam (09/06/2020).

PP KAMMI mendesak Presiden Jokowi selaku pemegang mandat kekuasaan tertinggi untuk segera memecat dan mengganti menteri yang gagal bekerja di tengah pandemi Covid-19.

Pemecatan itu katanya semua dilakukan demi rakyat Indonesia yang saat ini sedang menunggu kepastian pemerintah menyelesaikan krisis kesehatan yang mengarah kepada krisis perekonomian ini.

“PP KAMMI telah menilai dan memperhatikan setidaknya ada 10 menteri yang perlu dipecat karena dinilai gagal dalam menangani Covid-19 dan tidak becus dalam mengelola pemerintahan,” sebutnya.

Ke-10 menteri yang dinilai gagal itu adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, serta Menko PMK.

Sejak awal wabah global virus corona masuk ke Indonesia, KAMMI melihat pemerintah tampak gagap dan tidak bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan, yang membuat perekonomian dan kondisi sosial semakin kacau.

Bahkan komunikasi antar kementerian dan lembaga yang seperti saling lempar dan saling bertentangan, katanya, membuat masyarakat bingung dan kondisi semakin kacau.

Krisis ekonomi, lanjutnya, semakin terlihat nyata diiringi defisit APBN mencapai 1.000 Triliun, pengangguran baru tercatat mendekati 5 juta orang menurut catatan Kementerian Tenaga Kerja.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ahmad Syaikhu Dorong Orangtua Didik Anak dengan Al-Qur’an

Ahmad Syaikhu Dorong Orangtua Didik Anak dengan Al-Qur’an

RUU Tembakau Didesak Dihilangkan dari  Proleg Nasional 2013

RUU Tembakau Didesak Dihilangkan dari Proleg Nasional 2013

FUI: Sikap Amerika berlebihan Soal Kematian Usamah

FUI: Sikap Amerika berlebihan Soal Kematian Usamah

Para Muzakki Diharapkan Bersikap Elegan dalam Berzakat

Para Muzakki Diharapkan Bersikap Elegan dalam Berzakat

Sejarah Baru, Restoran Kereta Api Sudah Disertifikasi Halal

Sejarah Baru, Restoran Kereta Api Sudah Disertifikasi Halal

Baca Juga

Berita Lainnya