Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Prof Din: Komunisme Besar Karena Dukungan Politik

Wasathiyyah Islam Din Azim Arrasyid/hidayatullah.com
Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin dalam video konferensi di Jakarta, Kamis, (02/04/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com-Pergulatan ideologi apa pun menjadi besar karena adanya dukungan kekuasaan dan politik sebuah bangsa, demikian penjelasan Prof. Dr. Din Syamsuddin selaku pembicara dalam seminar webinar yang digelar dengan tema Ancaman Kebangkitan Komunisme Oligarki Dibalik RUU Haluan & Arogansi Idiologi Pancasila (6/6/2020) yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Analisa Data (PKAD).

“Mengapa demikian? Karena sebuah ideologi itu tidak bisa dimatikan tapi tumbuh dari generasi ke generasi. Dan tatkala sebuah ideologi kalah dan kemudian menyimpan dendam, maka bisa dipastikan akan ada upaya untuk balas dendam. Karena sebuah ideologi akan tumbuh dan kuat, manakala gerakan ideologi mendapat dukungan politik dan kekuasaan,” kata Din.

Jadi sangat wajar jika di sebuah bangsa kemudian ada yang menolak kebangkitan sebuah ideologi seperti penolakan terhadap ideologi komunis di Indonesia. Ini kewajaran karena dalam sejarahnya komunis sangat bertentangan dengan Pancasila.

Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) telah melakukan penafsiran sepihak. Dan bahkan bertentangan dengan pancasila. Dan Pancasila itu sangat dijiwai dengan Piagam Jakarta.

“Jadi kalau ada yang melakukan penafsiran terhadap Pancasila, maka harus berpegangan pada sejarah dan hadirnya kesepakatan Piagam Jakarta. Hal ini agar tidak ada penyelewengan sejarah dan makna idiologi Pancasila,” tegas Din Syamsuddin. */Akbar Muzakki

Rep: Admin Hidcom
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

UAS Doakan Kesembuhan Ustadz Arifin dari Tanah Suci

UAS Doakan Kesembuhan Ustadz Arifin dari Tanah Suci

Kenaikan Harga Kebutuhan Saat Ramadhan Bisa Akibat Sikap Isyraf

Kenaikan Harga Kebutuhan Saat Ramadhan Bisa Akibat Sikap Isyraf

Di tengah Dugaan Kecurangan, PM Singapura Beri Selamat Jokowi

Di tengah Dugaan Kecurangan, PM Singapura Beri Selamat Jokowi

DD: Alhamdulillah, Sudah Banyak yang Peduli Rohingya!

DD: Alhamdulillah, Sudah Banyak yang Peduli Rohingya!

Dirjen Pendis: Mustahil Pendidikan Agama akan Dihilangkan

Dirjen Pendis: Mustahil Pendidikan Agama akan Dihilangkan

Baca Juga

Berita Lainnya