Kemenag Terbitkan Panduan Kurikulum Darurat bagi Madrasah selama Pandemi

Panduan ini berlaku bagi jenjang pendidikan madrasah mulai dari RA, MI, MTs, sampai MA

Kemenag Terbitkan Panduan Kurikulum Darurat bagi Madrasah selama Pandemi
Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
[Ilustrasi] Seorang guru sebuah sekolah Islam melakukan proses belajar mengajar dengan muridnya secara online di Depok, Jawa Barat, di tengah pandemi Covid-19, Rabu (06/05/2020).

Terkait

Hidayatullah.com- Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah selama pandemi Covid-19.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar, menerangkan, panduan ini merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah pada masa darurat Covid-19.

Kemenag berharap, dengan adanya panduan ini pembelajaran pada masa darurat berjalan dengan baik dan optimal.

“Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/05/2020) dalam siaran pers diterima hidayatullah.com.

Panduan ini tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020, tertanggal 18 Mei 2020.

Panduan ini berlaku bagi jenjang pendidikan madrasah mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), sampai Madrasah Aliyah (MA).

Umar menjelaskan, panduan ini penting untuk diketahui RA dan Madrasah, mengingat kondisi darurat ini bisa berlanjut hingga awal tahun pelajaran 2020/2021 yang  dimulai pada 13 Juli 2020.

“Ini dilakukan agar setiap satuan pendidikan dapat menyiapkan kurikulum lebih awal,” ujarnya.

Satuan pendidikan pun katanya bisa mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Kurikulim darurat dalam proses belajar dari rumah ini lebih menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa.
Walau begitu, pemenuhan aspek kompetensi, baik dasar maupun inti, tetap menjadi perhatian.

“Kurikulum ini lebih menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa,” ujarnya.

Selain itu, Direktur KSKK Madrasah juga telah melakukan sejumlah terobosan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pelayanan madrasah.

Misal, KSKK Madrasah bersinergi dengan google education dalam penyiapan sistem jaringan, pemrograman platform dan cloud layanan digitalisasi madrasah. Sinergi juga dijalin bersama stasiun televisi negeri maupun swasta, serta berbagai lembaga yang dimungkinkan dapat membantu layanan madrasah di masa pandemi Covid-19, agar pendidikan madrasah tetap berjalan dengan baik.

Umar menyampaikan bahwa Ditjen Pendis juga telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2491 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021.

“Semuanya sudah disosialisasikan kepada seluruh kanwil dan pengawas madrasah untuk diteruskan kepada semua pihak terkait sampai di tingkat teknis madrasah sejak pertengahan bulan Mei 2020,” tegasnya.

Disebutkan, Kemenag berusaha memastikan bahwa pelaksanaan pembelajaran akhir tahun pelajaran 2019/ 2020 dan awal Tahun Pelajaran 2020/ 2021 tetap bisa berjalan dengan layanan optimal sesuai konsep kedaruratan di masa pandemi Covid-19 ini.

Pihaknya, kata Umar, saat ini memantau tindak lanjut sosialisasi itu dan berusaha memonitoring secara daring implementasi dua dokumen penting tersebut kepada Kanwil Kemenag Provinsi.

“Semoga implementasi Surat Keputusan tersebut dapat dipedomani, disosialisasikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” sebutnya.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !