Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemenag Minta Maaf Batal Realisasikan UKT, Tagar #KemenagJagoPHP Trending Topik

Ilustrasi: Suara netizen di twitter
Bagikan:

Hidayatullah.com- Akhirnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTI) akhirnya batal direalisasikan. Menteri Agama Fachrul Razi minta maaf  karena pemerintah mengalihkan sebagian alokasi dana Kementerian Agama untuk penanganan COVID-19.

“Mohon maaf, kami akan mencoba memikirkan lagi tentang masalah ini. Percayalah kami sangat peduli tentang ini,” kata Fachrul  hari Rabu (29/4/2020) sebagaimana dikutip laman Antaranews.

Menag mengatakan, niat baik Kementerian Agama untuk memotong uang kuliah tunggal semester ganjil 2020/2021 mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tidak bisa diwujudkan karena pemerintah membutuhkan dana besar untuk menanggulangi COVID-19. Selanjutnya, Menag sudah menyiapkan skema untuk menutup kekurangan pemasukan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dengan menyisihkan sebagian alokasi dana bidang pendidikan kalau pemotongan uang kuliah tunggal dilakukan.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan banyak dana untuk menanggulangi COVID-19 sehingga memangkas alokasi dana untuk Kementerian Agama hingga Rp2,6 triliun.

“Ada keputusan Kementerian Keuangan bahwa dana kami dipotong untuk mengatasi COVID-19 sebesar Rp2,6 triliun. Angka itu buat Kemenag besar sekali karena semua sudah ada programnya masing-masing,” kata dia.”Begitu dipotong Rp2,6 triliun, maka kami tidak bisa bergerak apa-apa lagi untuk membantu mengatasi kekurangan pendapatan pada lembaga pendidikan Islam (jika uang kuliah mahasiswa dipotong),” ia menambahkan.

Menteri Agama mengatakan, Kementerian Keuangan memotong anggaran Kementerian Agama karena saat ini pemerintah sedang membutuhkan banyak dana untuk menanggulangi pandemi COVID-19 dan dampaknya, termasuk untuk membantu masyarakat miskin melalui program jaring pengaman sosial.

“Pemerintah butuh dana untuk mendukung hal itu dan diambil dari beberapa kementerian, termasuk Kemenag kebagian Rp2,6 triliun sehingga kami membatalkan rencana itu,” katanya mengenai alasan pemotongan uang kuliah tunggal semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

Trending Topik

Pembatalan UKT ini menarik perhatian netizen. Sampai hari Rabu, pembahasan Kemenag menjadi trending topic di twitter. Tagar #KemenagJagoPHP , #kemenagPHP, dan #kemenagprank nangkring di jagad maya.

“Ternyata, Diskon Ramayana lebih menjanjikan daripada Diskon UKT Kemenag RI,” kicau Wantutri melalui akun @TriUtamiHanday6.

“Sungguh miris sekali.Ketika melihat sebuah tingkah laku yang mereka berikan.  Ayolah kita sadarkan mereka yang terlalu sering nyaman di posisi paling atas. Salam mahasiswa!!!,” kicau Muhammad Yusuf Aldimassarif dalam akun @candu_tawa.*

Rep: Ahmad
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

MK Putuskan Uji Materiil UU Pornografi Hari Ini

MK Putuskan Uji Materiil UU Pornografi Hari Ini

Tengku Zulkarnain Cadar

Terjadwal Khatib Jumat di Istiqlal, Tengku Zulkarnain Mengaku Tiba-tiba Diganti

Indonesia Dipandang Sukses Kelola Perbedaan

Indonesia Dipandang Sukses Kelola Perbedaan

Kejanggalan Penyusunan Regulasi soal Tembakau: dari Ayat Hilang sampai Diendapkan

Kejanggalan Penyusunan Regulasi soal Tembakau: dari Ayat Hilang sampai Diendapkan

Kegiatan di Tempat Publik Dinilai Bagus untuk Edukasi Warga

Kegiatan di Tempat Publik Dinilai Bagus untuk Edukasi Warga

Baca Juga

Berita Lainnya