Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aparat Banten Sita Ratusan Botol Miras dari Tempat Hiburan Malam

[Ilustrasi] Razia minuman keras.
Bagikan:

Hidayatullah.com- Sebanyak ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis disita oleh aparat aparat Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Provinsi Banten bersama Polisi Militer (PM) setempat dari sejumlah tempat hiburan malam.

Selain merazia miras, aparat juga mengamankan 3 orang pegawai hiburan malam yang tak punya identitas.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Provinsi Banten, Mugni Lakoni, razia tersebut dalam rangka membersihkan Banten dari kemaksiatan.

Baca: 4 Warga Jayapura Tewas Setelah Pesta Miras Oplosan

Mugni mengatakan, penertiban itu dilakukan dari beberapa lokasi yang ada di Anyer dan Merak, Cilegon.

Akan tetapi, katanya, ada 1 tempat yang tak dilakukan penggeledahan sebab tempat itu telah memiliki izin.

“Untuk minuman keras kita sita dari beberapa tempat hiburan malam yang ada di Banten, namun ada satu yang memang ada fasilitas hotelnya dan berizin, kita tidak lakukan penyitaan,” ujarnya di Serang, Ahad (08/03/2020) dikutip dari Antara.

Baca: 2.748 Botol Miras Ilegal Disita Bea Cukai dan Polda Jambi

Sedangkan 3 orang pekerja hiburan malam di tiga tempat yang diamankan karena mereka tidak memiliki KTP itu, pihaknya memberikan teguran.

Mugni mengatakan, kalau ketiga pekerja hiburan malam itu mengulangi lagi tidak membawa identasnya, maka pihaknya akan memberikan sanksi pidana dengan ancaman enam bulan penjara serta denda uang Rp 50 juta.

Mugni berharap agar para pelaku usaha hiburan dapat mengikuti peraturan yang ada, sehingga Banten bisa bersih dari kemaksiatan dan sesuai dengan visi misi.

“Kita melaksanakan ini untuk membuat Banten bersih dari kemaksiatan sesuai dengan visi misi Provinsi Banten,” ujarnya.

Baca: Politisi PKS Dukung Aturan Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Menurutnya, pihaknya tidak melarang para pelaku bisnis untuk berinvestasi, namun jangan menyalahi aturan yang berlaku.

Sejak tiga tahun lalu, katanya, Satpol PP Provinsi Banten baru melaksanakan razia tersebut yang melibatkan wilayah kabupaten/kota.

“Jujur kalau dari provinsi dari tiga tahun terakhir ini untuk menyisir daerah Anyer-Merak itu baru kali ini, dan ini melibatkan kabupaten/kota. Jadi perda itu masih bersifat umum,” sebutnya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PPP Dukung Moratorium TKW

PPP Dukung Moratorium TKW

LPAI Minta Penjahat Seksual Diproses Hukum dan Bayar Ganti Rugi 

LPAI Minta Penjahat Seksual Diproses Hukum dan Bayar Ganti Rugi 

Fahri Hamzah-Fadli Zon Ngopi Bareng Dai di Silatnas Hidayatullah

Fahri Hamzah-Fadli Zon Ngopi Bareng Dai di Silatnas Hidayatullah

Generasi Muda Diharapkan Menjadi Jurnalis Pejuang

Generasi Muda Diharapkan Menjadi Jurnalis Pejuang

KH Hasyim Muzadi: Yang Tolak Lady Gaga Pun Karena HAM

KH Hasyim Muzadi: Yang Tolak Lady Gaga Pun Karena HAM

Baca Juga

Berita Lainnya