Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

AILA: ‘RUU Ketahanan Keluarga’ Pertahankan Konsep Keluarga Beradab

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Ketua AILA Indonesia, Rita Soebagio.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Aliansi Indonesia Cinta Keluarga (AILA) Indonesia menekankan dukungannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga (KK) yang masuk Prolegnas Prioritas DPR RI dalam mempertahankan konsep keluarga beradab.

“​Dalam proses penyempurnaan naskah RUU KK, AILA berharap DPR dapat melibatkan para ahli dan berbagai elemen masyarakat yang memiliki komitmen tinggi untuk mempertahankan konsep keluarga beradab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang berketuhanan,” ujar Ketua AILA Rita Soebagio dalam rilisnya diterima hidayatullah.com Jakarta, Kamis (05/03/2020).

Baca: BMOIWI Dukung RUU Ketahanan Keluarga Lindungi dan Kokohkan Bangsa

Saat ini, katanya, di Indonesia telah muncul gerakan yang ingin mengubah nilai-nilai keluarga Indonesia dan mengenalkan keberagaman bentuk keluarga yang tidak terikat moral serta agama, bahkan mengakui status keluarga homoseksual dan jenis-jenis penyimpangan lainnya.

Padahal, jelasnya, UU Nomor 52 pasal 1 secara jelas menyatakan bahwa salah satu ciri keluarga berkualitas adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

AILA mendukung pasal dan/atau ayat dalam RUU Ketahanan Keluarga yang telah mengakomodir dan memuat konsep ketahanan keluarga berdasarkan paradigma dan nilai-nilai keIndonesiaan, sekaligus mendorong perlunya revisi pasal dan/atau ayat yang secara potensial menimbulkan ketidakpastian hukum. “Baik yang secara vertikal bertentangan dengan UUD 1945 dan secara horizontal bertengangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya,” imbuh Rita.

Baca: Din Syamsuddin: RUU Ketahanan Keluarga Penting

Selain itu, ​AILA sangat prihatin dengan adanya kampanye penolakan dan pihak-pihak yang bersikap reaktif dalam menyikapi RUU Ketahanan Keluarga tanpa didahului dengan proses advokasi secara bertahap dan profesional.

“Padahal pembahasan RUU KK ini masih pada tahap awal, sehingga tentunya masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu disempurnakan melalui masukan konstruktif kepada pihak pengusul,” ujarnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ricky Adrinaldi Berharap Melalui ‘One Day One Jus’ Bisa Bentuk Masyarakat Qur’ani di Indonesia

Ricky Adrinaldi Berharap Melalui ‘One Day One Jus’ Bisa Bentuk Masyarakat Qur’ani di Indonesia

Rizieq: ”Keberadaan FPI Dikhawatirkan Membongkar Bobrok Pejabat”

Rizieq: ”Keberadaan FPI Dikhawatirkan Membongkar Bobrok Pejabat”

Menkominfo: Remaja Masjid Tidak Identik dengan Negatif

Menkominfo: Remaja Masjid Tidak Identik dengan Negatif

Din Syamsuddin-Amien Rais Batal Hadiri ILC Dikabarkan karena Ada Syafii Maarif

Din Syamsuddin-Amien Rais Batal Hadiri ILC Dikabarkan karena Ada Syafii Maarif

DPD Temukan Peluang Bisnis Ikan dan Kapal di Meksiko untuk Pengusaha Indonesia

DPD Temukan Peluang Bisnis Ikan dan Kapal di Meksiko untuk Pengusaha Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya