Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Nasional

Menag Berharap Hasil Kongres Umat Islam Diimplementasikan

Azim Arrasyid/hidayatullah.com
Menteri Agama Fachrul Razi saat menutup KUII VII di Pangkal Pinang, Babel, Jumat (28/02/2020) malam.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Agama Fachrul Razi saat menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII, mengapresiasi kongres yang telah menghasilkan pemikiran menjawab persoalan umat dan bangsa.

Menag menggarisbawahi salah satu poin hasil kongres yang diksanakan MUI itu, yaitu pemikiran akan pentingnya harmonisasi agama dan kebangsaan.

“Banyak poin-poin yang diangkat tadi, tentang masalah agama dan kebangsaan. Dan saya kira memang dari dulu kita tidak pernah memisahkan itu. Islam dan wawasan kebangsaan, selalu menjadi bagian, mulai dari perjuangan kita masa lalu, organisasi Islam, sudah selalu menekankan itu,” ujar Menag pada penutupan kongres di Hotel Novotel Bangka Convention Centre, Pangkal Pinang, Bangka Tengah, Bangka Belitung, semalam, Jumat (28/02/2020).

Baca: Kongres Umat Islam ke-7 Hasilkan Deklarasi Bangka Belitung

Menag menilai, saat ini isu relasi agama dengan kebangsaan sudah merupakan isu dunia. Banyak negara mulai menegaskan perlunya agama dan bangsa saling terintegrasi.

Menag mengatakan bahwa di Indonesia memiliki riwayat integrasi agama dan bangsa yang panjang dan mengakar sejak lama.

Menag mengharapkan hasil pemikiran dalam kongres, yang dituangkan dalam bentuk rekomendasi kongres terkait kehidupan umat Islam Indonesia, agar dapat diimplementasikan ke depannya.

“Harapan saya, kiranya rumusan-rumusan penting yang telah diputuskan pada kongres ini dapat diimplementasikan dalam bentuk pedoman bagi umat Islam dan bangsa Indonesia, maupun program yang dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Sehingga, mampu memberikan kontribusi dan kemaslahatan bagi pembangunan nasional,” tutupnya.

Baca: Menag Mengecam Keras Kekerasan Terhadap Umat Islam India

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 diselenggarakan pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung. Acara yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dihadiri tidak kurang 800 peserta. Terdiri dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas-ormas Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan pemangku kebijakan lainnya.* Azim Arrasyid

Laporan ini terlaksana atas kerjasama Dompet Dakwah Media

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Astagfirullah, Muslim Rohingya Makan Tikus untuk Bertahan Hidup

Astagfirullah, Muslim Rohingya Makan Tikus untuk Bertahan Hidup

Kekeliraun Pencoblosan Hingga Mencapai 40 Juta

Kekeliraun Pencoblosan Hingga Mencapai 40 Juta

DPP Hidayatullah Desak Pihak Berwenang Lakukan Upaya Diplomatik soal Uighur

DPP Hidayatullah Desak Pihak Berwenang Lakukan Upaya Diplomatik soal Uighur

“Seorang Sarjana Harus Bisa Diandalkan”

“Seorang Sarjana Harus Bisa Diandalkan”

FPI Tuntut Penghentian Pemutaran Film “?”

FPI Tuntut Penghentian Pemutaran Film “?”

Baca Juga

Berita Lainnya