Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

UBN Berharap KUII Perkuat Hubungan Umat Islam dan Negara

Azim Arrasyid/hidayatullah.com
Bagikan:

Hidayatullah.com- Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Ustadz Bachtiar Nasir menilai bahwa Islam wasathiyah sudah berjalan sejak lama. Terbukti meski umat Islam tidak pernah mendapatkan kekuasaan dominan, tapi pertumbahan Islam tetap ada.

“Di Indonesia umat Islam tidak pernah mendapatkan kekuatan politik dominan, tetapi pertumbuhan Islam di Indonesia terus berkembang dan mendukung semua kegiatan terkait dengan pertumbuhan negara secara politik, ekonomi, sosial, budaya dan seterusnya,” ujar UBN, sapaan akrabnya, saat ditemui hidayatullah.com dan para wartawan di arena Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung (Babel), Rabu (26/02/2020).

Menurutnya, umat Islam di Indonesia sudah diakui oleh seluruh dunia terkait sikap pertengahan itu.

“Umat Islam di Indonesia dikenal seluruh dunia sebagai Islam pertengahan, jauh dari radikalisme, jauh dari pada intoleran, jauh dari terorisme,” ujarnya.

Baca: Wapres: Umat Islam Harus Rapatkan Barisan, MUI Menggerakkan Kepemimpinan

UBN merasa yakin setelah KUII VII itu, kedekatan umat dengan negara semakin kuat, begitu pula kebersamaan dalam menjaga Islam pertengahan.

“Dan mudah-mudahan setelah kongres ini negara kita semakin kuat, kebersamaan kita juga semakin kuat. Dan menjaga Islam yang wasathiyah. Di Indonesia dan insyaallah bersama teman-teman akan terus memperjuangkan Islam wasathiyah di Indonesia,” ujarnya.

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 diselenggarakan pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung. Acara yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dihadiri tidak kurang 800 peserta. Terdiri dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas-ormas Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan pemangku kebijakan lainnya.* Azim Arrasyid

Laporan ini terlaksana atas kerjasama Dompet Dakwah Media

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan Hal Penting, PBNU Minta Hentikan Polemik “Hari Santri”

Bukan Hal Penting, PBNU Minta Hentikan Polemik “Hari Santri”

KSPI: Mulai Hari ini Buruh Mogok Kerja Nasional

KSPI: Mulai Hari ini Buruh Mogok Kerja Nasional

KPAI: Kesehatan Lebih Penting daripada Infrastruktur

KPAI: Kesehatan Lebih Penting daripada Infrastruktur

Hari Selasa dan Rabu, AILA Buka Konsultasi Parenting dan  Remaja

Hari Selasa dan Rabu, AILA Buka Konsultasi Parenting dan Remaja

Prof. Atho Mudzhar: Fatwa Harus Tepat dan Bermanfaat

Prof. Atho Mudzhar: Fatwa Harus Tepat dan Bermanfaat

Baca Juga

Berita Lainnya