Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Fadli Zon: Bubarkan BPIP karena Menyesatkan Pancasila

RIFA'I FADHLY-HIDAYATULLAHCOM
Fadli Zon
Bagikan:

Hidayatullah.com- Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mendesak agar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dibubarkan saja.

Desakan itu disampaikan Fadli Zon menanggapi pernyataan Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi yang menyebut bahwa bahwa agama menjadi musuh terbesar Pancasila.

Fadli menilai bahwa Kepala BPIP Yudian tidak memahami Pancasila. Fadli menilai, Kepala BPIP Yudian telah membenturkan agama dan Pancasila.

Bahkan, Fadli menilai Kepala BPIP Yudian telah menyesatkan Pancasila dan melakukan adu domba sesama bangsa.

“Kepala BPIP ini tuna sejarah dan tak ngerti Pancasila. Ia membenturkan agama sebagai musuh terbesar Pancasila. Bubarkan sajalah BPIP ini karena justru menyesatkan Pancasila dan mengadu domba anak bangsa,” ujar Fadli lewat akunnya di media sosial twitter, Rabu (12/02/2020) pantauan hidayatullah.com sekitar pukul 13.26 WIB.

Baca: Pernyataan Kepala BPIP “Agama Musuh Terbesar Pancasila” dinilai Berbahaya

Pantauan hidayatullah.com, perbicangan mengenai Kepala BPIP Yudian dan Pancasila menjadi trending topic se-Indonesia. Kepala BPIP Yudian menuai kecaman dari berbagai pihak dan tokoh.

“Suram..!! Orang yang ditugasi membumikan Pancasila, komentarnya kayak gini… Maksudnya apa? Mau buat kegaduhan baru lagi?” tulis anggota DPD RI Fahira Idris lewat akunnya @fahiraidris.

Dai muda Hilmi Firdausi turut berkomentar, “Saya sudah baca sampai habis…dan ngeriiii. Btw, sependek pengetahuan saya, yg menjadikan agama sbg musuh itu komunis, bkn Pancasila. Justru Pancasila itu disusun atas dasar sendi2 agama. Bukankah sila pertama itu mengajarkan ketauhidan ?” lewat akunnya @Hilmi28.

Sebelumnya diberitakan Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi mengatakan ada kelompok minoritas yang ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas.

“Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” sebut Yudian yang masih merangkap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LPOI Sebut Miss World Acara Foya-foya

LPOI Sebut Miss World Acara Foya-foya

Ijtima Ulama III Menyikapi Kecurangan Pemilu

Ijtima Ulama III Menyikapi Kecurangan Pemilu

Agama Sumber Kesehatan Jiwa dan Raga

Agama Sumber Kesehatan Jiwa dan Raga

Pemerintah Larang WNA Masuk ke Indonesia, Cegah Covid-19

Pemerintah Larang WNA Masuk ke Indonesia, Cegah Covid-19

50 Ulama Telah Peringatkan Ajaran Tajul Muluk

50 Ulama Telah Peringatkan Ajaran Tajul Muluk

Baca Juga

Berita Lainnya