Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Imbau Pemerintah Selalu Berjuang Membela Palestina

Kompleks Masjidil Aqsha dan Qubathus Shahra
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah Republik Indonesia agar tidak berdiam diri atas sikap pemerintah Amerika Serikat lewat Presiden Donald Trump terhadap tanah Palestina yang dijajah Israel.

MUI mengimbau pemerintah agar senantiasa menempuh langkah-langkah perjuangan dalam membela Palestina dan hak-haknya agar bisa merdeka sepenuhnya.

“MUI mengimbau pemerintah Indonesia untuk tidak tinggal diam dan selalu berusaha dan berjuang untuk membela hak-hak rakyat Palestina sampai negara tersebut mendapatkan kemerdekaan dan bisa menjadi negara yang benar-benar bersatu dan berdaulat secara politik dan ekonomi,” ujar Sekjen MUI Pusat Anwar Abbas dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com pada Selasa (04/02/2020).

Baca: Saudi Mengaku akan Terus Mendukung Perjuangan Palestina

Menurut Anwar, sikap dan pernyataan Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Israel dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina jelas-jelas sangat menyakiti hati rakyat Palestina.

“Karena hal ini jelas-jelas merupakan perampokan dan perampasan hak-hak dari rakyat dan bangsa Palestina,” imbuhnya.

MUI mengimbau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menghentikan rencana Donald Trump itu.

Sebab, jelas Anwar, yang namanya penjajahan jelas-jelas merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Baca: Deal of The Century, Lelucon Abad Ini

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, menghadiri Open-Ended Extraordinary Meeting of the OIC Executive Committee at the Level of Foreign Ministers (Konferensi Tingkat Menteri/KTM Luar Biasa Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam/OKI) di Jeddah, Arab Saudi (03/02/2020).

“Indonesia mendesak semua anggota OKI agar tetap bersatu dan berkomitmen dalam solidaritas penuh untuk Palestina,” tegas Wamenlu pada pertemuan KTM Luar Biasa Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam yang digelar atas permintaan Palestina menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump, pada 28 Januari 2020 silam terkait “Deal of Century” (“Kesepakatan Abad Ini”) yang berisi proposal “perdamaian Timur Tengah”, yang termasuk di dalamnya mengharuskan negara Palestina di masa yang akan datang untuk “didemiliterisasi”, sementara meresmikan kedaulatan Israel atas pemukiman yang dibangun di wilayah yang diduduki lansir Kemlu.go.id.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Siomay Cu Nyuk, LPPOM MUI Minta Konsumen Harus Waspada

Soal Siomay Cu Nyuk, LPPOM MUI Minta Konsumen Harus Waspada

KH Cholil Ridwan : Kita Menjadi “Muslim Dzimmi” di Indonesia

KH Cholil Ridwan : Kita Menjadi “Muslim Dzimmi” di Indonesia

Buntut Penolakan Pendirian Masjid Asy Syuhada, Warga Muslim Mengungsi

Buntut Penolakan Pendirian Masjid Asy Syuhada, Warga Muslim Mengungsi

Wasekjen PKS: Jangan Lupakan Sejarah Kelam 1965

Wasekjen PKS: Jangan Lupakan Sejarah Kelam 1965

Dari Artis, Ustadz, Pesantren, hingga Tokoh Internasional Raih “Daqu Award”

Dari Artis, Ustadz, Pesantren, hingga Tokoh Internasional Raih “Daqu Award”

Baca Juga

Berita Lainnya