Senin, 18 Januari 2021 / 4 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

KAHMI Sulut: Proses Hukum Aksi Intoleran Perusakan Mushalla

Bagikan:

Hidayatullah.com- Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) berharap aparat penegak hukum segera memproses hukum pelaku perusakan mushalla di Perumahan Agape, Kecamatan Tumatuntung, Kabupaten Minahasa Utara.

Presidium KAHMI Sulut antara lain Iskandar Kamaru menyatakan bahwa pihaknya mengutuk dengan keras tindakan kriminal dan perusakan mushalla Agape oleh oknum-oknum yang tidak memiliki sifat toleran.

“(KAHMI Sulut) menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk segera memproses tindakan intoleransi ini,” bunyi pernyataan sikap KAHMI Sulut diterima hidayatullah.com pada Jumat (31/01/2020).

Baca: Pemuda Muhammadiyah Sulut Minta Polisi Tangkap Pelaku Perusakan Mushalla

Ia menyatakan, KAHMI Sulut mengawal upaya persuasi yang dilakukan oleh pihak keamanan sehingga tercapai hasil yang positif bagi semua pihak.

Selain itu, KAHMI Sulut meminta pihak keamanan untuk menjamin berlangsungnya kegiatan ibadah di mushalla Agape.

Kepada masyarakat Muslim, pihaknya meminta agar tetap tenang, serta memantau dan memberikan respons yang kondusif.

“Meminta Pemerintah Daerah, mulai dari kelurahan/desa sampai di kecamatan untuk bersikap tegas dalam proses pengurusan izin pendirian rumah ibadah di wilayah masing-masing sesuai dengan aturan yang berlaku,” sebutnya.

KAHMI Sulut juga meminta semua pihak yang berwewenang, khususnya aparat keamanan, agar menyelesaikan masalah ini dalam waktu secepatnya.

Baca: Ketua GP Ansor Sulut Kecam Perusakan Mushalla di Minahasa Utara

Sebelumnya, sekelompok masyarakat melakukan perusakan sebuah mushalla di Perumahan Agape, Kecamatan Tumatuntung, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu malam (29/01/2020).

Dalam video dan gambar yang beredar luas dan diterima hidayatullah.com pada Kamis pagi, tampak sejumlah orang melakukan tindakan perusakan terhadap mushalla.

Kakanwil Kemenag Sulut menyesalkan terjadinya peristiwa perusakan mushalla itu.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Utara, Yusra Alhabsyi, mengecam kasus perusakan mushalla tersebut.

Sementara Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulut meminta aparat pemerintah dan penegak hukum agar mengusut tuntas kasus perusakan mushalla ini.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Cinta dan Kepedulian Dinilai Paling Penting untuk Menyembuhkan LGBT

Cinta dan Kepedulian Dinilai Paling Penting untuk Menyembuhkan LGBT

Hafalan Al Quran-Hadis  Ditutup, Indonesia Diharap Bangga Generasi Penghafal Quran Indonesia

Hafalan Al Quran-Hadis Ditutup, Indonesia Diharap Bangga Generasi Penghafal Quran Indonesia

Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Soal RUU CILAKA: Pekerja Masih Menolak

Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Soal RUU CILAKA: Pekerja Masih Menolak

Prof Higgs Bicara Soal Partikel Tuhan

Prof Higgs Bicara Soal Partikel Tuhan

PWNU Jatim Minta Tajul Muluk Juga Diadili

PWNU Jatim Minta Tajul Muluk Juga Diadili

Baca Juga

Berita Lainnya