Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muhammadiyah Desak Pemerintah Lindungi WNI di China

Zulkarnain/hidayatullah.com
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada pengajian bulanan Muhammadiyah tentang Palestina di Menteng, Jakarta, Jumat malam (05/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com- PP Muhammadiyah mendesak pemerintah Republik Indonesia segera berupaya melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di China agar terhindar dari wabah virus Corona.

“Sehubungan dengan penyebaran virus corona yang sudah mewabah ke berbagai negara, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak Pemerintah Indonesia segera melakukan langkah-langkah preventif dan perlindungan bagi warga negara dan masyarakat termasuk mahasiswa Indonesia yang sekarang masih berada di China,” ujar Sekreratis Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulisnya diterima hidayatullah.com di Jakarta pada Senin (27/01/2020).

Baca: Kemhub Minta Pemeriksaan Intensif Penumpang dari China, Cegah Virus Corona

Menurut informasi dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) China yang diteruskan Mu’ti, sekarang ini masih terdapat sekitar 80 mahasiswa Indonesia di Wuhan.

Diketahui, Wuhan merupakan kota di China yang menjadi asal mula virus corona ditemukan, tepatnya di pasar tradisional Huanan. Diwartakan media bahwa hingga Ahad (26/01/2020) sore, virus corona diketahui telah menyebar ke 13 negara dan telah menewaskan 56 orang.

“Sekarang kota Wuhan diisolasi, tidak boleh ada warga yang keluar atau masuk ke kota tersebut. Para mahasiswa sekarang ini tinggal di tempat penampungan tidak boleh ada aktivitas di kampus dan tempat lainnya,” sebut Mu’ti dalam keterangannya.

Baca: Hindari Virus Corona, Ombudsman Minta Pemerintah Larang Masuk Pekerja China

“Karena itu demi keselamatan dan untuk melindungi warga negara Indonesia, Muhammadiyah mengharapkan agar Pemerintah Indonesia dapat memulangkan para mahasiswa untuk sementara,” sambungnya.

Hal itu diinilai sangat penting dan mendesak karena penyebaran virus yang sangat cepat dan berbahaya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ketum HMI: Islamofobia Harus Jadi Perhatian Pelajar Islam Asia Tenggara

Ketum HMI: Islamofobia Harus Jadi Perhatian Pelajar Islam Asia Tenggara

FPI: Habib Rizieq Menolak Bertemu Jokowi di Makkah

FPI: Habib Rizieq Menolak Bertemu Jokowi di Makkah

Penambahan Posisi di Struktural KPK Menuai Kritik dari Bambang Widjayanto

Penambahan Posisi di Struktural KPK Menuai Kritik dari Bambang Widjayanto

Polisi Batalkan Konferensi Gay-Lesbian se-Asia

Polisi Batalkan Konferensi Gay-Lesbian se-Asia

Fatayat NU Desak DPR Segera Sahkan Undang-Undang ‘Pemerkosaan’

Fatayat NU Desak DPR Segera Sahkan Undang-Undang ‘Pemerkosaan’

Baca Juga

Berita Lainnya