Banjir Bandang di Kaur Bengkulu, 4 Meninggal, 6 Hilang

Menurut BPBD, banjir bandang itu disebabkan faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir

Banjir Bandang di Kaur Bengkulu, 4 Meninggal, 6 Hilang
BNPB

Terkait

Hidayatullah.com- Setidaknya sebanyak 4 jiwa meninggal dunia, 6 orang dinyatakan hilang, dan 17 lainnya selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang di Kabupaten Kaur, Bengkulu, dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana semalam jelang Senin (20/01/2020) dinihari.

Diketahui, banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ahad (19/01/2020) pukul 15.00 WIB.

“Adapun data korban jiwa meninggal dunia adalah Emilia binti Minut warga Desa Manau IX/2, Yeni binti Kamharudin warga Desa Manau IX/2, Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun, Peri Rahman bin Tisri warga Desa Pulau Panggung,” sebut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan resminya di Jakarta.

Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang itu disebabkan faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.

BPBD Kabupaten Kaur telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian bersama.

“Sementara itu, jumlah kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa banjir bandang masih dalam proses pendataan,” ujar Agus.

Disebutkan, korban yang hingga semalam masih terdata hilang dan dalam pencarian adalah Mika binti Sus warga Desa Bungin Tambun III, Intan Guspani binti Indi warga Desa Bungin Tambun II, Migi bin Jon Armada warga Desa Rigangan, Gok bin Junar warga Desa Tanjung Ganti I, Ipan bin Ujang warga Desa Pulau Panggung, serta Viki bin Ida warga Desa Pulau Panggung.

Adapun 17 orang yang selamat yaitu Arif bin Anudi warga Desa Bungin Tambun III, Cindi binti Arsono warga Desa Guru Agung, Candra bin Naya warga Bungin Tambun, Dili binti Sisan warga Desa Bungin Tambun III (dirawat di RSUD), Sofia Fadila binti Piang warga Desa Tanjung Kemuning III, Emi Astuti binti Yanato warga Desa Simpang III, Sherli Oktafia binti Janawarsya warga Kelurahan Simpang Tiga, Agung bin Darmawan warga Desa Pagar Alam, Aldi bin Utik warga Desa Pagar Alam.

“Ranti bin Tawan warga Desa Tanjung Iman I, Cici binti Julianto warga Desa Bungin Tambun III, Melia warga Desa Bungin Tambun II, Emizer bin Hinterman warga Desa Pulau Panggung, Guntara bin Musirman warga Desa Pulau Panggung, Binten bin Litusman warga Desa Pulau Panggung, Andi bin Amru warga Desa Pulau Panggung dan Dendi bin Sanawi warga Desa Pulau Panggung,” sebut Agus.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !