Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Generasi Rabbani: Memadukan Iman, Ilmu, Amal, dan Dakwah

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Para pemuda peserta Munas VII Syabab Hidayatullah di Jakarta, yang berlangsung pada Jumat-Senin (17-20/01/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Para pemuda Muslim harus terus belajar, menuntut ilmu. Sebab, di masa muda, seseorang masih memiliki waktu yang lebih luang sebelum menjadi pemimpin.

Meminjam nasihat Sahabat Rasulullah, Umar bin Khattab yang mengatakan, belajarlah kalian sebelum kalian memimpin.

Sebab, saat seseorang telah menjadi pemimpin, maka waktunya untuk belajar paling tidak sangat terbatas.

Intisari pesan di atas disampaikan oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq pada rangkaian acara Musyawarah Nasional VII Syabab (Pemuda) Hidayatullah yang digelar pada Jumat hingga Senin besok (17-20/01/2020) di Jakarta.

Baca: Nashirul Haq Ajak Pemuda Islam Songsong Indonesia Emas 2045

Terkait ilmu, Nashirul mengatakan, terbangunnya generasi rabbani merupakan salah satu cita besar Syabab Hidayatullah.

“Terbangunnya generasi rabbani itu menjadi spirit Syabab Hidayatullah, karena tidak main-main ini. Dalam Surat Ali Imran sering kita bahas bahwa, generasi yang memadukan antara iman, ilmu, amal dan dakwah, itulah generasi rabbani,” jelasnya di depan sekitar 400-an pemuda Islam yang memenuhi aula utama Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta Timur, Jumat (17/01/2020).

“Ibnu Qayyim mengatakan siapa saja yang bisa memadukan antara iman, ilmu, amal, dan dakwah maka itulah generasi rabbani,” tambahnya.

Baca: Munas VII Pemuda Hidayatullah Menyongsong Indonesia Maju

Nashirul menjelaskan, ormas Pemuda Hidayatullah merupakan wadah berhimpunnya pemuda Islam untuk menghidupkan peradaban Islam, wadah pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya generasi Islam, dan wadah aktualisasi di lingkungan pemuda di segala bidang.

“Untuk melahirkan generasi seperti itu harus melalui tarbiyah,” katanya.

“Jadi bajunya Syabab ini longgar, tidak sempit. Karena semua kader-kader Hidayatullah maupun Syabab memiliki kemampuan kompetensi aktualisasi diri di segala bidang, maka itu perlu diwadahi, ada yang arsitek, dokter, dan lain-lain. Karena kita memahami bahwa peradaban Islam itu, kan, manifestasi iman dalam seluruh aspek kehidupan manusia,” jelasnya.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Naikan Cukai Rokok Bisa Tambah Pendapatan Negara Di Masa Sulit

Naikan Cukai Rokok Bisa Tambah Pendapatan Negara Di Masa Sulit

Tausiyah Kebangsaan MUI Sambut HUT RI, Tegaskan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

Tausiyah Kebangsaan MUI Sambut HUT RI, Tegaskan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

Selama 10 Tahun Aceh Jadi Target Pendangkalan Akidah

Selama 10 Tahun Aceh Jadi Target Pendangkalan Akidah

Investasi Industri Miras

Genam Minta KY Periksa Hakim yang Menangkan Pemilik Miras di Papua

Menag Bilang tak Ada Sertifikasi Khatib, tapi Standardisasi

Menag Bilang tak Ada Sertifikasi Khatib, tapi Standardisasi

Baca Juga

Berita Lainnya