Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muslim Uighur Ungkap Jutaan Orang di Kamp “Reedukasi” China

niesky/hidayatullah.com
Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Sayit Tumtruk berorasi pada Aksi Bela Uighur di depan Kedubes China, Kuningan, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Umat Islam kembali turun aksi ke Kedubes China di Jakarta, membela Muslim Uighur di Xinjiang, China.

Di antara tokoh yang orasi, salah satunya adalah Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Sayit Tumtruk.

Dalam orasinya, warga Muslim Uighur ini mengatakan bahwa akses komunikasi ke kerabatnya dan keluarganya belakangan ini sangat terbatas.

“Pemerintah China memutus komunikasi saya dengan keluarga yang ada di Xinjiang,” kata Sayit, Jumat (27/12/2019) di depan Kedubes China, Kawasan Kuningan, Jakarta.

Baca: Aksi Bela Uighur, Umat Islam Demo Kedubes China

Selain itu, Sayit mengatakan bahwa jumlah Muslim Uighur yang ada di kamp lebih banyak dari kabar yang beredar di berita-berita.

“Muslim Uighur yang ada di kamp (“reedukasi”) bukan 1 juta tapi ada 5 juta,” tegasnya.

Sayit pun mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia karena sudah mendukung Muslim Uighur dengan unjuk rasa di Kedubes China.

“Saat warga dunia terdiam, tapi kalian sudah beri perhatian. Kalian bukan hanya wakil Indonesia, tapi wakil semua Muslim di dunia,” katanya.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Habib Rizieq: Tergantung Perawatnya, Pancasila Harus Dirawat Umat Islam

Habib Rizieq: Tergantung Perawatnya, Pancasila Harus Dirawat Umat Islam

Empat Hal Yang Harus Dipersiapkan Menyambut Ramadhan

Empat Hal Yang Harus Dipersiapkan Menyambut Ramadhan

Wapres: Dengan Dakwah yang Baik Hidayatullah Selalu Diterima Masyarakat

Wapres: Dengan Dakwah yang Baik Hidayatullah Selalu Diterima Masyarakat

Menag: Indonesia-Arab Saudi Dipertautkan Hubungan Spiritual-Keagamaan

Menag: Indonesia-Arab Saudi Dipertautkan Hubungan Spiritual-Keagamaan

FPI Nilai Ada “Preman” Terkait Percobaan Pembunuhan

FPI Nilai Ada “Preman” Terkait Percobaan Pembunuhan

Baca Juga

Berita Lainnya