Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

Menag: Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Meningkat

Rikie
Menteri Agama Fachrul Razi saat menyampaikan Indeks KUB 2019, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Indeks kerukunan umat beragama di Indonesia meningkat pada tahun ini dari tahun sebelumnya, sebagai hasil survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 yang dirilis Kementerian Agama, Rabu (11/12/2019).

Berdasarkan survei Indeks KUB 2019 yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag ini, skor Indeks KUB pada tahun 2019 ini menunjukkan angka rata-rata nasional pada poin 73,83 dari rentang 0-100, atau masuk kategori “Rukun Tinggi”.

Menteri Agama Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi mengatakan bahwa terjadi peningkatan indeks kerukunan beragama di Indonesia.

“Angka ini meningkat jika dibanding hasil yang diperoleh tahun lalu, yaitu 70,90. Tapi masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015, yaitu 75,36,” ujarnya ketika menyampaikan nilai Indeks KUB 2019, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Menurut Menag, meskipun tren Indeks KUB menurun dibandingkan tahun 2015, namun dalam lima tahun belakangan, angka rata-rata Indeks KUB selalu berada di atas angka 70 alias pada kategori tinggi.

Indeks KUB mengukur tingkat kerukunan umat agama di Indonesia. Ada tiga dimensi yang diukur untuk memperoleh indeks tersebut, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerjasama di antara umat beragama.

Masing-masing dimensi KUB itu, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag, Rabu (11/12/2019), menunjukkan nilai sebagai berikut: dimensi kerja sama dengan skor 75,40; dimensi toleransi dengan skor 72,37; dan dimensi kesetaraan dengan skor 73,72.

Menag mengatakan, peningkatan indeks kerukunan beragama itu patut disyukuri dan terus dipelihara oleh Indonesia.

Menurut Menag, dari indeks tersebut, berarti bahwa selama kurun lima tahun belakangan, kondisi kerukunan Indonesia dalam keadaan baik.

“Meski demikian, kita perlu mencari tahu, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kerukunan umat beragama dan berusaha untuk meningkatkannya,” sebutnya.

Dalam peluncuran Indeks KUB 2019 itu tutur hadir sejumlah tokoh agama, tokoh perempuan, perwakilan majelis agama, peneliti dan widyaiswara Kemenag, Kakanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia, serta Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia.

Saat ini Kemenag sedang menyiapkan policy brief dan policy recommendation untuk penyusunan program dan kegiatan pada setiap satuan kerja, supaya terjadi peningkatan Indeks KUB dan memberikan proyeksi tentang angka indeks pada tahun-tahun mendatang.

Selain bagi kalangan internal, survei tersebut dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga lain di luar Kemenag.

“Bahkan Bappenas juga menggunakan indeks ini untuk disandingkan dengan indeks-indeks lainnya dalam penyusunan rencana pembangunan,” ujar Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Abdurrahman Mas’ud.

Survei Indeks KUB adalah kegiatan yang akan terus dilakukan setiap tahun oleh Kemenag. Ia menilai survei ini penting. Sebab, selama ini indeks KUB ini juga digunakan oleh Kemenag untuk mengambil kebijakan-kebijakan pada tiap program yang dijalankan.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mensos Serahkan Sapi Qurban dan Bantuan Rp 316 Juta untuk Muslim Tolikara

Mensos Serahkan Sapi Qurban dan Bantuan Rp 316 Juta untuk Muslim Tolikara

Taiwan Tawarkan Wisata Ramah Muslim, Sasar 65 Ribu Turis Indonesia

Taiwan Tawarkan Wisata Ramah Muslim, Sasar 65 Ribu Turis Indonesia

Shalat Subuh Bersama Habib Rizieq Buka Milad FPI ke-14

Shalat Subuh Bersama Habib Rizieq Buka Milad FPI ke-14

Ahok Bebas, Keluar Mako Brimob Lewat Pintu Belakang

Ahok Bebas, Keluar Mako Brimob Lewat Pintu Belakang

HT Diduga Pakai “Jurus Mabok” Muluskan Miss World

HT Diduga Pakai “Jurus Mabok” Muluskan Miss World

Baca Juga

Berita Lainnya