Ahad, 24 Januari 2021 / 10 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Legislator Tegaskan LGBT Bertentangan dengan Pancasila

Sodik Mudjahid
Bagikan:

Hidayatullah.com– Anggota Komisi II DPR RI Sodik Mudjahid menegaskan bahwa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila di Indonesia, terutama terkait dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

“LGBT bisa mendapat semua haknya sebagai warga negara Indonesia. Satu-satunya hak yang tidak mereka peroleh adalah hak untuk mengekspos dan  mengembangkan perilakunya bersama dan kepada masyarakat umum, karena hal tersebut tidak sesuai dan bertentangan dengan nilai Pancasila, khususnya sila Ketuhanan yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujar Sodik dalam rilisnya kemarin dikutip dari laman resmi DPR RI pada Kamis (28/11/2019).

Baca: Kejagung Larang LGBT Daftar CPNS Tuai Dukungan

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menolak calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar dengan kelainan orientasi seksual.

Kejagung, ujar mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu, punya dasar hukum penolakan LGBT. Dasar hukum yang disampaikannya adalah Permen, Perpres, PP, UU, sampai dengan UUD NRI Tahun 1945 dan Pancasila.

“Ini harus jadi pedoman dan pegangan semua lembaga negara dalam penerimaan CPNS,” ujarnya menyerukan.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, semua warga negara memang punya hak dan kewajiban yang sama.

Di antara kewajiban dasar kaum LGBT, kata Sodiq, yaitu menghormati dan mengikuti hukum serta nilai tertinggi di Indonesia, yaitu nilai dan norma Pancasila.

Baca: Pengidap HIV Mayoritas Homoseksual di Kendari Januari-Juli 2019

Sodik menyampaikan itu menyusul sikap Kejagung yang menolak calon ASN dari kalangan LGBT.

Banyak respons yang bermunculan baik mendukung maupun menyayangkan sikap Kejagung tersebut. Namun, disebutkan bahwa yang jelas orientasi kelainan seks kaum LGBT itu bertentangan dengan Pancasila.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Tidak Ada Tradisi Balimau dalam Syariat Islam

MUI: Tidak Ada Tradisi Balimau dalam Syariat Islam

Deklarasi Kampanye Damai, Pendukung Jokowi Dinilai Melanggar

Deklarasi Kampanye Damai, Pendukung Jokowi Dinilai Melanggar

Ustadz Abdul Somad: Perbanyak Istighfar, Penangkal Musibah

Ustadz Abdul Somad: Perbanyak Istighfar, Penangkal Musibah

UIN Suka Yogyakarta Cabut Larangan Cadar, Ini Alasannya

UIN Suka Yogyakarta Cabut Larangan Cadar, Ini Alasannya

ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Kedua

ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Kedua

Baca Juga

Berita Lainnya