Senin, 25 Oktober 2021 / 18 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Kemenag Siapkan Program “Ulama Bersertifikat”

skr/hidayatullah.com
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta Pusat.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Agama sedang menyiapkan program yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan keilmuan penceramah. Program ini ada kemungkinan diberi nama “Ulama Bersertifikat”.

Menteri Agama Jenderal (TNI) Fachrul Razi mengaku belum menetapkan nama program tersebut karena hingga saat ini masih dalam pembahasan.

“Kita memang punya program itu, tapi belum tahu namanya apa. Ini baru perkiraan saja waktu disinggung pada rapat yang lalu, kira-kira namanya “ulama bersertifikat”. Kalau enggak salah seperti itu. Nanti kita rumuskan seperti apa,” jelas Menag saat bertemu awak media di Kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Menag memastikan program yang akan dibuat ini tidak akan membatasi ruang gerak para penceramah. Tapi Menag berharap, program yang dibuat akan meningkatkan keilmuan para penceramah sehingga dapat memberikan dampak yang baik dalam peningkatan kualitas umat.

“Kita bukan menjadikan orang yang tidak punya sertifikat itu tidak bisa ceramah, bukan itu. Tapi dengan program itu maksud kita, mereka dapat pembekalan-pembekalan tambahan terutama yang terkait dengan nasionalisme dan ilmu tambahan lainnya,” ujar Menag kutip website resmi kementerian.

“Program itu tidak sedikit pun kemudian membatasi orang. Orang (penceramah) yang bersertifikat boleh, yang enggak punya enggak boleh (ceramah). Enggak seperti itu. Tapi dengan program itu kan orang ilmunya tambah,” tegas Menag.

Disebutkan bahwa program tersebut merupakan salah satu langkah Kemenag untuk terus berusaha meningkatkan kualitas dan kapasitas penceramah agama.

Para penceramah yang akan mengikuti program itu nantinya akan dibekali dengan wawasan serta ilmu pengetahuan lain selain ilmu agama. Mulai dari wawasan nasionalisme dan kebangsaan hingga ilmu-ilmu pengetahuan pendukung lainnya. Mereka yang selesai mengikuti program ini, nantinya akan memperoleh sertifikat.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang jadi 13-26 Oktober

Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang jadi 13-26 Oktober

Raja Arab Saudi Terima Tanda Kehormatan Bintang Adipurna dari Presiden RI

Raja Arab Saudi Terima Tanda Kehormatan Bintang Adipurna dari Presiden RI

Ubaid Tolak Seluruh Dakwaan Jaksa

Ubaid Tolak Seluruh Dakwaan Jaksa

Diisukan Banyak Maling, Pengungsi Gempa Lombok Berjaga di Depan Posko

Diisukan Banyak Maling, Pengungsi Gempa Lombok Berjaga di Depan Posko

PKS: Pemerintah Berutang Tapi Tidak Digunakan…

PKS: Pemerintah Berutang Tapi Tidak Digunakan…

Baca Juga

Berita Lainnya