KAMMI Kecam Serangan Brutal ‘Israel’ Terhadap Gaza

KAMMI mendesak negara-negara Arab untuk menjadi mediator dalam rangka mewujudkan gencatan senjata, khususnya Mesir sebagai negara tetangga Palestina

KAMMI Kecam Serangan Brutal ‘Israel’ Terhadap Gaza
Ali Jadallah/Anadolu Agency
Warga Gaza, Palestina, memeriksa puing-puing sebuah bangunan dan lubang besar usai serangan udara 'Israel' yang menghantam area perumahan Khan Yunis, Gaza, Palestina pada 14/11/2019.

Terkait

Hidayatullah.com– Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengecam keras serangan brutal penjajah ‘Israel’ terhadap Gaza, Palestina, yang kembali dilancarkan baru-baru ini.

“KAMMI mengutuk keras serangan brutal Israel di Jalur Gaza, dan kami mendesak agar serangan segera dihentikan,” ujar Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri KAMMI) Ibadurrahman dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com, Jumat (15/11/2019).

Ketua Departemen Dunia Islam Afif Pratama Putra menyampaikan tuntutan resmi PP KAMMI menanggapi serangan brutal yang memakan banyak korban ini.

“Pertama, kami mendesak pemerintah Israel untuk menghentikan serangan yang menyebabkan korban sipil berjatuhan,” ujarnya.

Baca: BKSAP DPR Desak Indonesia Protes Serangan Udara ‘Israel’ ke Gaza

Ia mengatakan, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu harus mematuhi aturan perang utamanya yang terkait dengan kombatan dan non-kombatan.

Kedua, KAMMI mendesak negara-negara Arab untuk menjadi mediator dalam rangka mewujudkan gencatan senjata, khususnya Mesir sebagai negara tetangga Palestina.

Ketiga, KAMMI menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk berpartisipasi baik dalam bentuk doa maupun meningkatkan solidaritas kemanusiaan bagi rakyat Gaza dengan memberikan sumbangan terbaiknya melalui NGO terpercaya di Indonesia yang fokus terhadap masalah kemanusiaan rakyat Palestina.

Baca: Sudah 21 Warga Gaza Syahid dalam Serangan Udara Zionis-Israel, Dunia Tutup Mulut

Menurut laporan Anadolu Agency yang dikutipnya, sejak ‘Israel’ menyerang Gaza selama 2 hari berturut-turut mulai 12/11/2019, tercatat 32 orang tewas, 100 orang terluka termasuk 13 wanita dan 30 anak-anak.

Serangan yang tidak terduga ini juga membunuh pemimpin salah satu faksi perlawanan Palestina, Bahaa Abu al-Ata pada Selasa pagi. Netanyahu menyatakan bahwa ‘Israel’ akan menyerang kelompok tersebut, karena mereka mengklaim bahwa kelompok itu didukung oleh Iran, negara yang dianggap ‘Israel’ sebagai musuh utama.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !