Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Umat Islam Diajak Meneladani Rasulullah dan Bersatu

Abdul Mansur J/hidayatullah.com
Acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (09/11/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Peringatan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam atau Maulid Nabi digelar di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (09/11/2019) pagi ini. Acara ini diinisiasi oleh Majelis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Peserta Maulid Nabi tidak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga beberapa daerah di sekitarnya, mulai dari Bogor, Bekasi, dan daerah Sekitar Jabodetabek lainya.

Acara Maulid Nabi ini diagendakan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy. Acara diisi dengan ceramah dan shalawat.

Mayoritas para peserta menggunakan pakaian berwarna putih dan berpeci bagi kaum laki-laki. Ada pula yang memakai jaket bertuliskan Majelis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di punggungnya.

Baca: UAS: ‘Saat Rasulullah Men-Share Kebenaran, Muncul Haters dan Lovers’

Majelis Rasulullah merupakan salah satu majelis taklim terbesar di Indonesia, yang didominasi oleh para pemuda dan tidak terafiliasi dengan partai politik. Majelis Rasulullah didirikan oleh almarhum Habib Munzir Almusawa pada tahun 1998.

Sejak awal berdiri, Majelis Rasulullah terus melebarkan sayapnya hingga memiliki cabang di pelosok negeri, maupun luar negeri seperti Maroko, Singapura, Malaysia, Hongkong, Australia, Thailand, dan lainnya.

Dewan Syuro Majelis Rasulullah, Habib Nabiel Almusawa mengatakan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad ini merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengenang perjuangan Nabi untuk umat, dan meneladani sifat-sifatnya, yakni siddiq, amanah, tablig, fathonah.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak umat Islam untuk bersatu dengan meneladani kehidupan Rasulullah.

Baca: Menyibak Hikmah Masa Kecil Rasulullah

Menurut Habib Nabiel, yang juga merupakan kakak pendiri Majelis Rasulullah almarhum Habib Munzir Almusawa, keempat sifat Nabi Muhammad ini dapat dipraktekkan dalam bermuamalah, membangun ekonomi umat, maupun kehidupan sehari-hari.

“Dengan meneladani kisah hidup Rasulullah dan sifat-sifatnya, umat Muslim pasti akan bersatu, memiliki karkater yang baik dan tangguh secara moral maupun ekonomi,” ujar Habib Nabiel.

Habib Nabiel menambahkan, momentum ini juga bisa menjadi simbol pemersatu umat setelah usainya Pilpres 2019.

“Kita ingin mengajak ulama, pejabat negara dan rakyat bersatu dalam satu cinta, cinta kepada Nabi Muhamad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Selain itu, kita akan berdoa untuk kebaikan bangsa,” tambah Habib Nabiel.* Abdul Mansur J

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Gubernur Bali Tak Setuju Wisata Syariah Dikembangkan di Pulau Dewata

Gubernur Bali Tak Setuju Wisata Syariah Dikembangkan di Pulau Dewata

LAZ BMH Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2014

LAZ BMH Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2014

Gerakan Pramuka Bantu Atasi Kelaparan di 10 Negara Afrika

Gerakan Pramuka Bantu Atasi Kelaparan di 10 Negara Afrika

Ali Marwan Bantah PPP Tolak Presiden Wanita

Ali Marwan Bantah PPP Tolak Presiden Wanita

Sikapi Perppu Ormas, Rabithah Al-Ma’ahid Al-Qur’aniyyah Jatim, Jateng, dan DIY Galang Persatuan

Sikapi Perppu Ormas, Rabithah Al-Ma’ahid Al-Qur’aniyyah Jatim, Jateng, dan DIY Galang Persatuan

Baca Juga

Berita Lainnya