Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

JK: 15 Konflik Besar di Indonesia Dipicu Ketidakadilan

masjid vaksinasi covid-19 muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Jusuf Kalla (JK), Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia yang juga mantan Wapres.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menyatakan, persatuan bisa dibangun dengan mendorong keadilan dan kemakmuran ke arah yang lebih baik atau menjauhkan masyarakat dari ketimpangan.

Dalam catatan JK, ada sebanyak 15 konflik besar yang mengganggu persatuan sepanjang sejarah bangsa ini, penyebabnya bersumber dari ketidakadilan.

“Itu konflik hampir semua itu disebabkan ada perasaan tidak adil, 10 dari 15 karena merasakan ketidakadilan, karena itu lah bapak bangsa menyampaikan tentang adil dan makmur,” ujarnya dalam acara diskusi bertema “Memupuk Rasa Persatuan dan Toleransi terhadap Perbedaan” di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini menyarankan agar generasi muda tidak berpikiran simbolis semata dalam membangun persatuan dan toleransi bangsa.

“Generasi muda pikirannya jangan simbolis tapi apa yang nyata dapat dilakukan, kalau semacam pawai obor dan lainnya itu simbolis semua,” pesannya kutip Antaranews.

Menurut JK, rakyat membutuhkan hal yang nyata mengenai persatuan dan toleransi, bukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya simbolis.

Ia menilai, keadilan dan kemakmuran hanya bisa didorong oleh keahlian, inovasi, dan etos kerja, semua itu merupakan hal yang bisa dilakukan oleh generasi muda.

Menurut JK, mengenai pendidikan yang berkiblat pada inovasi generasi muda, bisa mencontoh Amerika, sementara, keahlian sumber daya manusia bisa melihat negara-negara seperti China, Jepang, Eropa, dan beberapa negara Asia.​​​​*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid kategori Penodaan Agama

MUI: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid kategori Penodaan Agama

Catatan 2018: ‘Isu Rohingya dan Uighur, Tak Terdengar Suara Indonesia’

Catatan 2018: ‘Isu Rohingya dan Uighur, Tak Terdengar Suara Indonesia’

Fahri Hamzah: Penahanan Ahmad Dhani akan Turunkan Elektabilitas Jokowi

Fahri Hamzah: Penahanan Ahmad Dhani akan Turunkan Elektabilitas Jokowi

Menag: Aceh Sudah Miliki Qanun Syariat Islam, Boleh Mazhab Lain Selain Mazhab Syafi’i

Menag: Aceh Sudah Miliki Qanun Syariat Islam, Boleh Mazhab Lain Selain Mazhab Syafi’i

Tokoh Minang Tegaskan Falsafah Masyarakat Sumbar “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”

Tokoh Minang Tegaskan Falsafah Masyarakat Sumbar “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”

Baca Juga

Berita Lainnya