Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Fachrul Razi duga Dipilih Jadi Menag karena Ceramah “Menangkal Radikalisme”

ANTARA/Puspa Perwitasari
Mantan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi ditunjuk sebagai Menag. Fachrul Razi saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Apa alasan Presiden Joko Widodo menunjuk mantan Wakil Panglima TNI Fachrul Razi sebagai Menteri Agama?

Fachrul Razi belum menyampaikan alasan persisnya. Bahkan, ia sebatas menebak-nebak alasan Jokowi.

Ia menebak, alasan penunjukannya sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju antara lain karena aktivitas ceramahnya tentang Islam yang damai dan toleransi.

“Tebakan saya begini, dia melihat Pak Fachrul ini sudah mendalami agama meski bukan kiai, juga khutbah di mana-mana, ceramah di mana-mana dan setiap ceramahnya enggak jauh tentang Islam yang damai, tentang toleransi, tentang persatuan dan kesatuan,” ujar Fachrul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019) usai dilantik sebagai Menteri Agama.

Baca: Eks Wakil Panglima TNI Fachrul Razi Jadi Menteri Agama

Awalnya, Fachrul berpikir ia akan menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dan Mahfud MD menempati posisi Menag. Hal itu mengingat selama ini jabatan Menko Polhukam selalu dijabat oleh kalangan militer.

“Isu-isu, kan, saya ada Menko Polhukam, tapi dengan keputusan ini, Pak Jokowi punya ide lain,” ujarnya.

Fachrul menduga-duga bahwa ceramahnya di banyak tempat soal cara menangkal “radikalisme” mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Jokowi.

Menurut dia pun, pengalamannya di bidang militer juga menjadi pertimbangan Presiden dalam menunjuk dia sebagai Menag.

“Pak Jokowi melihat Pak Fachrul ini pengalamannya banyak di bidang militer dan macam-macam. Dan dia juga sangat bisa melaksanakan yang tadi-tadi itu soal agama,” sebutnya.

Baca: Prabowo Subianto Jadi Menteri Pertahanan

Menurut pria berdarah Aceh kelahiran 26 Juli 1947 itu, saat ini tantangan dalam hal keagamaan dan kerukunan adalah adanya penafsiran ajaran agama menggunakan cara yang keliru.

“Agama Islam kan yang mengajak damai, rahmatan lil’alamin, kalau enggak bawa rahmah dan membawa mudarat, pasti salah menafsirkan,” katanya kutip INI-Net.

Fachrul menegaskan bahwa dia akan berusaha semaksimal mungkin membantu Jokowi untuk memajukan bangsa Indonesia.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Siap Jadi hub dana Syariah Internasional

Indonesia Siap Jadi hub dana Syariah Internasional

Anggota DPR RI Nilai Vonis Ariel Terlalu Ringan

Anggota DPR RI Nilai Vonis Ariel Terlalu Ringan

Fahri Minta ke Mahathir Kasus Surat Suara Tercoblos Tak Ditutup

Fahri Minta ke Mahathir Kasus Surat Suara Tercoblos Tak Ditutup

Santriwati Tahfidz Darul Madinah adakan Kemah Akbar Bersama Brimob

Santriwati Tahfidz Darul Madinah adakan Kemah Akbar Bersama Brimob

Hakim MK: HAM di Indonesia Dibatasi Nilai-nilai Moral dan Agama

Hakim MK: HAM di Indonesia Dibatasi Nilai-nilai Moral dan Agama

Baca Juga

Berita Lainnya