Ahad, 5 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Jusuf Kalla: Umat Islam harus lebih Banyak Lahirkan Pengusaha

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Wapres Jusuf Kalla dan Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq usai acara peresmian Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah dan Masjid Baitul Karim di Jl Cipinang Cempedak 1/14, Polonia, Jakarta Timur, Jumat (11/10/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan, selain berdakwah untuk menambah keimanan dan keislaman, umat Islam juga perlu membangun ekonomi keumatan.

“Umat Islam harus lebih banyak melahirkan pengusaha. Sebab kekurangan kita ialah ekonomi,” demikian disampaikan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla hari Jumat (11/10/2019) saat peresmian Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah dan Masjid Baitul Karim, di Jalan Cipinang Cempedak 1/14, Polonia, Jakarta Timur.

Menurut pria kelahiran Makassar ,‎15 Mei‎ ‎1942‎ ini, umat Islam harus rajin beribadah sekaligus juga bekerja keras agar tidak kalah dalam urusan ekonomi dengan umat lain.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini mengatakan dakwah harus seimbang, antara ke masjid dan berusaha.

“Umat harus dididik untuk rajin ke masjid sekaligus rajin ke pasar,” tambahnya.

Baca: Wapres JK Tekankan Dakwah Yang Damai dan Mempersatukan

Menurut Jusuf Kalla, negeri ini butuh banyak pengusaha, dan salah satu di antara masalah umat Islam saat ini adalah kemiskinan.

“Bagaimana zakat mau meningkat kalau mustahik (yang berhak menerima zakat) lebih banyak daripada muzakki (pemberi zakat),” ujarnya.

Acara peresmian ini ikut dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr Din Syamsuddin dan Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Dr Zaitun Rasmin.

Wapres JK menandatangani prasasti peresmian gedung Pusat Dakwah Hidayatullah dan Masjid Baitul Karim itu disaksikan antara lain oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo beserta jajaran pimpinan dan pengurus pusat Hidayatullah.

Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah terdiri dari basement dan empat lantai. Lantai pertama adalah Masjid Baitul Karim. Lantai kedua berupa aula. Lantai ketiga kantor Pusat Dakwah Hidayatullah. Dan, lantai empat merupakan pusat kegiatan media dan konten.

Baca: Wapres Resmikan Pusat Dakwah Hidayatullah dan Masjid Baitul Karim

Ketua Umum DPP Hidayatullah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung proses pembangunan pusat dakwah dan masjid tersebut.

“Kami atas nama Keluarga Besar Hidayatullah mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendoakan, membantu, dan mendukung, kelancaran pembangunan gedung ini,” tuturnya dalam sambutannya.

“Tempat ini sebagai pusat dakwah mudah-mudahan bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh umat Islam baik nasional maupun internasional,” imbuhnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

4 Alasan HoA Freeport Dinilai Bukan Kemenangan Indonesia

4 Alasan HoA Freeport Dinilai Bukan Kemenangan Indonesia

Komisi III Minta Kebakaran Tak Menghambat Penuntasan Kasus-kasus Besar yang Ditangani Kejagung

Komisi III Minta Kebakaran Tak Menghambat Penuntasan Kasus-kasus Besar yang Ditangani Kejagung

Polri Tak Beri Tenggat Waktu Pengungkapan Kasus Teror Novel

Polri Tak Beri Tenggat Waktu Pengungkapan Kasus Teror Novel

Ustadz Abdul Somad: Beli Buku, Baca, Renungkan, lalu Menulislah

Ustadz Abdul Somad: Beli Buku, Baca, Renungkan, lalu Menulislah

JIL Santai Tanggapi Aksi Indonesia Tanpa Liberal

JIL Santai Tanggapi Aksi Indonesia Tanpa Liberal

Baca Juga

Berita Lainnya