Ahad, 24 Januari 2021 / 11 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Wapres Akan Resmikan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara pembukaan Silaturahim Nasional Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Kamis (22/11/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Presiden M Jusuf Kalla, Jumat 11 Oktober, rencananya akan meresmikan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah dan Masjid Baitul Karim yang terletak di jalan Cipinang Cempedak I No 14, Jakarta Timur. Kepastian acara peresmian ini diungkap oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Ir Candra Kurnianto.

“Kemarin (Selasa, 8 Oktober 2019) kami sudah bersilaturahim ke kantor Wapres, dan Pak JK (Jusuf Kalla) insya Allah bisa datang meresmikan gedung ini,” jelas Candra ketika dihubungi, Rabu (09/10/2019).

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Pimpinan Umum Hidayatullah, Ustadz Abdurrahman Muhammad, Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr Nashirul Haq, para ulama dan tokoh masyarakat, serta seluruh ketua DPW Hidayatullah dari 34 propinsi di Indonesia.

Acara peresmian akan dimulai pukul 10.00 hingga tiba waktu shalat Jumat. “Pak JK (Jusuf Kalla) rencananya akan shalat Jumat di Masjid Baitul Karim,” kata Candra lagi. Yang bertindak sebagai khatib adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Dr. Sofyan A. Djalil.

Masjid Baitul Karim adalah masjid berkapasitas sekitar 400 jamaah yang terdapat di lantai 1 Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah. Selain masjid, di gedung ini juga terdapat ruang pertemuan dan ruang produksi konten-konten publikasi untuk sarana dakwah.

Gedung ini, menurut Candra, akan betul-betul difungsikan untuk kegiatan dakwah. Di gedung ini akan berlangsung proses belajar dan mengajar al-Qur’an, pelayanan konsultasi keluarga, kajian keislaman, dan tempat pertemuan para tokoh Islam guna membicarakan solusi atas persoalan umat.

Gedung berlantai 4 ini berdiri di areal seluas 6 ribu meter per segi. Pembangunan gedung ini dimulai pada Februari 2018. Peletakan batu pertama ketika itu dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Hidayatullah, kata Candra, telah menetapkan kegiatan-kegiatan dakwah dan pendidikan sebagai program arus utama organisasi. Program dakwah dilakukan oleh para dai yang tersebar di 352 DPD Hidayatullah, sedang program pendidikan telah dijalankan oleh seluruh penyelenggara pendidikan Hidayatullah, dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. *

Rep: Mahladi
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ketua MPR: Umat Harus Bersatu Hadapi Liberalisme

Ketua MPR: Umat Harus Bersatu Hadapi Liberalisme

Pendiri Master Indonesia Soroti Syiah dan Ahmadiyah

Pendiri Master Indonesia Soroti Syiah dan Ahmadiyah

Islam dinilai Mempersatukan Indonesia

Islam dinilai Mempersatukan Indonesia

Kedinginan, Pengungsi Korban Gempa Butuh Karpet dan Selimut

Kedinginan, Pengungsi Korban Gempa Butuh Karpet dan Selimut

Dorong Pemerintah Terbitkan Perpu Pilkada Di masa Pandemi, Netty: Pastikan Pilkada Tidak Jadi Horor

Dorong Pemerintah Terbitkan Perpu Pilkada Di masa Pandemi, Netty: Pastikan Pilkada Tidak Jadi Horor

Baca Juga

Berita Lainnya