Banyak PR Menanti DPR Periode 2019-2024

Beberapa PR DPR periode 2014-2019 antara lain masih banyak UU prioritas di Prolegnas, baik yang diusulkan Pemerintah atau DPR, yang belum disahkan.

Banyak PR Menanti DPR Periode 2019-2024
istimewa
Suasana depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/09/2019) saat ribuan mahasiswa dan buruh berdemonstrasi.

Terkait

Hidayatullah.com– Hari ini, Selasa (01/10/2019) dilakukan pelantikan anggota parlemen periode 2019-2024 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta.

Total sebanyak 575 anggota legislatif periode baru dilantik hari ini setelah memenangi kursi dalam Pemilihan Legislatif 2019. Berdasarkan agenda resmi, pelantikan dimulai pukul 10.00 WIB untuk mengambil sumpah jabatan para wakil rakyat tersebut.

Selama beberapa hari jelang pelantikan legislatif, telah terjadi berbagai aksi demonstrasi yang digawangi oleh mahasiswa. Mereka menolak pengesahan RUU RUU KUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, dan RUU Ketenagakerjaan. Mahasiswa berbagai perguruan tinggi juga menuntut pembatalan RUU KPK.

Terkait itu, politisi PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pekerjaan rumah (PR) DPR RI Periode 2014-2019 masih banyak. Sehingga, DPR RI Periode selanjutnya dapat menuntaskan banyak PR tersebut.

“Saya menyadari masih banyak kekurangan di masa periode ini, dan saya berharap kekurangan di periode ini bisa diselesaikan di masa selanjutnya sebagai kontribusi untuk rakyat Indonesia,” ujar Mardani di Kompleks Senayan, Senin (30/09/2019) sebagai hari terakhir periode 2014-2019 dalam pernyataannya.

Menurutnya, beberapa PR DPR periode 2014-2019 antara lain masih banyak UU prioritas di Prolegnas, baik yang diusulkan Pemerintah atau DPR, yang belum disahkan.

“Ini jadi pelajaran bersama kita bahwa ke depan harus bisa bekerja lebih keras dan efektif bersama pemerintah untuk membahas UU agar realisasi-realisasi yang dicanangkan dapat sukses,” ujarnya.

Politisi asal Dapil Jakarta Timur itu mengatakan, sebagai wakil rakyat, para senator diharapkan mempunyai kepekaan yang tinggi kepada rakyat.

“DPR seharusnya lebih banyak mendengar, aspiratif dan menggunakan hati dalam bekerja, sehingga output-nya baik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tak lupa, Mardani mengucapkan terima kasih kepada semua rekan dan mitra kerjanya yang telah bekerja sama dengan baik dalam periode 2014-2019.

“Saya mengucapkan mohon maaf bila belum bekerja maksimal kepada masyarakat. Mohon doanya semoga ke depan bisa berkontribusi lebih maksimal lagi menjalankan amanat ini. Semoga kita bisa berkontribusi yang terbaik untuk bangsa dan negara kedepannya dimanapun kita berada. Amin,” ujarnya.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !