Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gempa di Ambon 2 Kali, Berkekuatan M 6.8 dan 5.6

BMKG
Gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/09/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gempa bumi mengguncang Kota Ambon, Maluku, Kamis (26/09/2019) sebanyak dua kali. Badan meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama terjadi pada pukul 06.46.45 WIB dengan kekuatan magnitudo 6.8.

Kemudian, BMKG mencatat, gempa kedua terjadi pada pukul 07.39.53 WIB berkekuatan M 5.6.

Koresponden hidayatullah.com di Ambon, Zulkarnain, turut melaporkan terjadinya gempa tersebut. “Bang, gempa di Ambon,” lapornya singkat pada sekitar pukul 08.00 WIB seraya mengirimkan sejumlah video terkait.

“Di sini terjadi beberapa kali gempa susulan, dan anak-anak diamankan di luar bangunan,” lapornya.

Baca: Gempa Ambon, Bangunan Ambruk, dilaporkan 1 Korban Jiwa

BMKG menyebut kedua gempa itu tidak berpotensi tsunami.

Gempa dengan magnitudo 6,8 terjadi di sebelah Timur Laut Kota Ambon.

#Gempa Mag:6.8, 26-Sep-19 06:46:45 WIB, Lok:3.38 LS,128.43 BT (40 km TimurLaut AMBON-MALUKU), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG,” tulis BMKG lewat akun resminya di Twitter, @infoBMKG, Kamis.

“#Gempa Mag:6.8, 26-Sep-19 06:46:45 WIB, Lok:3.38 LS, 128.43 BT (Pusat gempa berada di darat 40 km TimurLaut Ambon), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) V Ambon, V Kairatu, II-III Paso, II Banda #BMKG,” tambahnya.

Tak lama kemudian, BMKG kembali melaporkan:

“#Gempa Mag:5.6, 26-Sep-19 07:39:53 WIB, Lok:3.63 LS,128.36 BT (18 km TimurLaut AMBON-MALUKU), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG.”*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

GNPF-MUI Bocorkan Pertemuannya dengan Menkopolhukam

GNPF-MUI Bocorkan Pertemuannya dengan Menkopolhukam

Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan Pembahasan RUU HIP

Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan Pembahasan RUU HIP

9 Orang Meninggal Korban Longsor Sukabumi

9 Orang Meninggal Korban Longsor Sukabumi

Misbhakun: Jangan Melawan Sesuatu dengan Cara Yang Salah

Misbhakun: Jangan Melawan Sesuatu dengan Cara Yang Salah

PKS:  Harusnya Buku Pembangunan Berkarakter Melalui Kajian Mendalam

PKS: Harusnya Buku Pembangunan Berkarakter Melalui Kajian Mendalam

Baca Juga

Berita Lainnya