Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Prof Din Syamsuddin: Tuduhan Mahfud MD Menimbulkan Keresahan

Andi/hidayatullah.com
Wapres Jusuf Kalla (kanan) bersama Wantim MUI Prof Din Syamsuddin di kantor MUI, Jakarta, Senin (06/08/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com–  Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Dr Din Syamsuddin, mengatakan, pernyataan Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan Prof Mahfud MD tentang pengusaha Arab membantu kelompok radikal bernada tuduhan dan menimbulkan keresahan.

“Pernyataan Mahfud MD bahwa ada pengusaha Arab membawa uang untuk membantu kelompok radikal di Indonesia bernada tuduhan dan menciptakan keresahan di kalangan masyarakat,” ujar Prof Din dalam pernyataannya yang diterima hidayatullah.com, Ahad (18/08/2019).

Agar tidak dianggap menebar fitnah, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Muhammadiyah periode 2005–2015 ini mendesak mantan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan temuannya pada kepolisian.

“Maka sebaiknya Mahfud MD menjelaskannya dan melaporkannya ke kepolisian. Kalau tidak melaporkan maka itu sama dengan melempar isu atau menyebar fitnah yang berbahaya bagi kerukunan bangsa,” ungkap Prof Din.

Diketahui, pada Jumat lalu, Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan Prof Mahfud MD mengklaim telah mendapatkan informasi adanya orang-orang berpaham radikalisme dari Arab Saudi.

Mahfud menyebut, mereka ini hendak menuju ke Indonesia dengan membawa sejumlah dana dalam jumlah yang besar untuk mendukung gerakan radikalisme di Indonesia.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Adian Husaini: Di Luar Prediksi, Kemenangan Anies-Sandi Pertolongan Allah

Adian Husaini: Di Luar Prediksi, Kemenangan Anies-Sandi Pertolongan Allah

Majalah Husnul Khotimah Studi Banding ke Majalah Suara Hidayatullah

Majalah Husnul Khotimah Studi Banding ke Majalah Suara Hidayatullah

Kendaraan Pribadi Diizinkan Masuk Jalur Busway, Gubernur DKI Melanggar PERDA

Kendaraan Pribadi Diizinkan Masuk Jalur Busway, Gubernur DKI Melanggar PERDA

STAIN Jember: Pelaku Pelecehan Lafadz Allah Sudah Diberi Sanksi

STAIN Jember: Pelaku Pelecehan Lafadz Allah Sudah Diberi Sanksi

GUIB Jatim: Kasus Sandal Berlafadz “Allah” Terus Akan Diproses Hukum

GUIB Jatim: Kasus Sandal Berlafadz “Allah” Terus Akan Diproses Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya