Arab Saudi Berikan Hak Istimewa Keluarga KH Maimoen Zubair

Menurut Dubes, hak istimewa yang diberikan Saudi kepada putra-putri dan keluarga Mbah Moen dalam bentuk penerbitan delapan visa.

Arab Saudi Berikan Hak Istimewa Keluarga KH Maimoen Zubair
Twitter Kemenag
Jenazah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) di Makkah.

Terkait

Hidayatullah.com– Kerajaan Arab Saudi memberikan hak imunitas (privilege) berupa penerbitan sejumlah visa untuk putra-putri dan keluarga KH Maimoen Zubair sehingga mereka bisa segera ke Makkah Al-Mukarramah.

“Anak-anak Mbah Moen (sapaan akrab KH Maimoen Zubair, red) mendapatkan privilege dari Kedutaan Saudi,” ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, di Jarwal, Makkah, Kamis (08/08/2019).

Menurut Dubes, hak istimewa yang diberikan Saudi kepada putra-putri dan keluarga Mbah Moen -yang menghembuskan napas terakhir di RS Al Noor Makkah- dalam bentuk penerbitan delapan visa.

Padahal diketahui, bukan sesuatu yang mudah untuk mendapatkan visa ke Arab Saudi terlebih untuk memasuki Kota Makkah bahkan untuk warga Saudi sendiri pada musim haji.

Baca: Menantu Habib Rizieq: Hilangnya Ulama Harusnya Jadikan Umat Bersatu

Sebelumnya, ajudan almarhum Mbah Moen, Hayatul Makki (Gus Hayat) mengatakan, Mbah Moen berangkat haji ke Makkah cuma bertiga; almarhum bersama istrinya yaitu Nyai Heni Maryam serta Gus Hayat. Tidak ada satu pun putra-putrinya yang turut dalam perjalanan tersebut.

Pada acara Silaturahmi NU se-Dunia ke-18 yang dihadiri puluhan ulama dan nahdliyin serta jamaah dari Indonesia, Dubes Agus sedang memberikan sambutan. Di tengah sambutannya kemudian terhenti karena 8 putra-putri almarhum Mbah Moen hadir pada acara tersebut secara berbarengan.

“Marhaban untuk KH Taj Yasin, anak Mbah Moen mendapatkan privilege dari Kedutaan Besar Arab Saudi langsung memberikan 8 visa,” sebut Dubes.

Baca: Ribuan Jamaah Shalatkan Jenazah Mbah Moen di Masjidil Haram

Anak-anak almarhum Mbah Moen tersebut antara lain Gus Yasin dan Gus Majid Kamil berangkat ke Makkah pada 7 Agustus 2019 atau sehari setelah ayah mereka berpulang.

Dubes pun menceritakan mengenai betapa dekat hubungan keluarganya dengan keluarga Mbah Moen. “Gus Yasin, ibu kita pernah menjadi tukang masak di Ponpes Al Hidayah Lasem. Inilah irisan takdir, kami tidak pernah menggeret Tuhan untuk meminta sesuatu. Kami pasrah,” sebutnya kutip INI-Net.

Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Mbah Moen meninggal dunia di Makkah pada Selasa (06/08/2019). Jenazah Mbah Moen dimandikan di kompleks Masjid Al-Muhajirin, Makkah. Usai dimandikan, jenazah disemayamkan di kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah Kementerian Agama RI. Almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman Ma’la, Makkah, Selasa. Mbah Moen meninggal dunia pada usia jelang 91 tahun.*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !