Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

SMK di Aceh Kembangkan Kewirausahaan Islami & Berbasis Teknologi

antara
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, meresmikan SMKN Nurussalam, Aceh Timur, Kamis (25/07/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Aceh dikembangkan dengan kewirausahaan Islami dan berbasis teknologi. Hal ini, kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, merupakan kewajiban bagi Pemerintah Aceh.

Nova menjelaskan, saat ini peserta didik terlahir di era digital dan pesatnya teknologi, sehingga mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru.

“Salah satu urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintahan Aceh yang merupakan pelaksanaan keistimewaan Aceh adalah penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan Islami dengan menambah dan mengintegrasikan materi dinul Islam sesuai dengan syariat Islam,” ujarnya dalam pidato tertulis dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin di sela-sela meresmikan SMKN 1 Nurussalam, Gampong Pulo U, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Kamis kutip Antaranews.com, Jumat (26/07/2019).

Plt Gubernur Aceh mengatakan, perkembangan tersebut bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi dan kewirausahaan, yang dapat mengantisipasi kekurangan industri di sekitar daerah itu.

Ia mengatakan, penguatan karakter akhlakul karimah anak juga ditopang dengan hadirnya kurikulum Aceh, yang khusus pendidikan SMK di Aceh diberi nama Eduteknopreneur Islami yang memiliki arti bahwa pendidikan SMK Aceh berbasis teknologi dan kewirausahaan yang Islami.

Nova menjelaskan, pada tahun ajaran 2019/2020 akan dimulai serentak di seluruh Aceh dan kurikulum Eduteknopreneur menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis tempat kerja atau sering disebut Work Based Learning (WBL).

Sementara Kepala SMK Negeri 1 Nurussalam, Muhammad Nasir, mengatakan, SMK yang dipimpinnya ini mempunyai dua jurusan, yaitu Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi dan Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik.

“Dan saat ini kita sudah mempunyai 17 pengajar yang 60 persennya adalah guru kontrak provinsi dengan jumlah siswa saat ini sebanyak 57 orang untuk kedua jurusan,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan prasasti dan penyerahan SK Plt Kepala SMK Negeri 1 Nurussalam serta penyerahan serifikat tanah waqaf dari salah seorang warga setempat.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

ZIS Minimalkan Peredaran Pengemis

ZIS Minimalkan Peredaran Pengemis

Hasil Mukernas II Parmusi, Teguhkan Posisi Sebagai Connecting Muslim Berbasis Dakwah

Hasil Mukernas II Parmusi, Teguhkan Posisi Sebagai Connecting Muslim Berbasis Dakwah

Warga Tanjungbalai Minta Pemko Usut Dugaan Penyalahgunaan Izin Vihara

Warga Tanjungbalai Minta Pemko Usut Dugaan Penyalahgunaan Izin Vihara

Pemberitaan Bentrok Cikeusik dan Temanggung Tidak Berimbang

Pemberitaan Bentrok Cikeusik dan Temanggung Tidak Berimbang

Kritik Blusukan Mensos, Fahri Hamzah:  Risma Seorang Menteri, Bukan Wali Kota

Kritik Blusukan Mensos, Fahri Hamzah: Risma Seorang Menteri, Bukan Wali Kota

Baca Juga

Berita Lainnya