Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid kategori Penodaan Agama

azim arrasyid/hidayatullah.com
Rapat pimpinan MUI di kantor MUI, Jakarta, Selasa (02/07/2019) bahas kasus wanita bawa anjing ke dalam masjid di Bogor.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Yunahar Ilyas, mengatakan bahwa kasus Suzethe Margaret (SM), perempuan yang membawa anjing masuk ke dalam masjid memang masuk kategori penodaan agama.

Tetapi ia dan MUI menyerahkan masalah ini kepada kepolisian secara penuh.

“Iya, masuk kategori penodaan agama tapi masalahnya apakah pelaku melakukannya dalam keadaan sadar, dalam keadaaan waras, atau ada gangguan jiwa, nah itu polisi yang bisa menentukan. Untuk itu MUI menyerahkan masalah ini kepada polisi,” ujar Yunahar Ilyas di Kantor MUI Pusat Jakarta, Selasa (02/07/2019).

“Yang berkaitan juga telah diperiksa di Rumah Sakit Polri,” tambahnya.

Baca: Polisi Jadikan Suzethe Margaret Tersangka Penodaan Agama

Yunahar mengajak agar semua pihak bijak dan sabar sembari mengikuti prosesnya.

“Tapi dalam hal ini karena sudah ditetapkan sebagai tersangka baiknya kita ikuti prosesnya tak perlu disebarluaskan lagi. Apalagi ditambah dengan kalimat-kalimat provokatif,” pesannya.

Ia mengingatkan pentingnya kerukunan antar agama, jangan sampai nanti berujung tidak baik.

“Jangan sampai mengganggu kerukunan umat Islam dan umat Katolik disebabkan kejadian ini,” tutupnya.

MUI akan mengeluarkan fatwa soal kasus perempuan bawa anjing ke dalam masjid jika diperlukan. Hari ini MUI menggelar rapat pimpinan MUI soal kasus wanita bawa anjing masuk masjid di Bogor, Jawa Barat.

“Mungkin kalau perlu ada fatwa, walaupun semua orang sudah tahu enggak boleh bawa anjing,” ujar Wakil Ketua Umum MUI, Prof Yunahar Ilyas, Selasa (02/07/2019).

Baca: Kasus Anjing Dibawa ke Masjid, Fatwa MUI Bisa Mempertegas

Sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, Kepolisian Resor (Polres) Bogor menetapkan Suzethe Margaret (SM), wanita yang mengamuk dan membawa masuk anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor, Jawa Barat, sebagai tersangka.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengungkapkan, Suzethe Margaret dikenakan pasal 156 a terkait penodaan/ penistaan agama.

“Berdasarkan alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah 5 (lima) dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video, serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM masuk kedalam masjid, penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikkan status SM menjadi tersangka,” jelas Dicky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (02/07/2019).* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

DPR RI Desak PBB Minta AS Cabut Klaim Kontroversial atas Al-Quds

DPR RI Desak PBB Minta AS Cabut Klaim Kontroversial atas Al-Quds

Anggota DPR duga Politik Uang Masih Ada pada Pemilu

Anggota DPR duga Politik Uang Masih Ada pada Pemilu

Tokoh Iran Klaim Dukung pada Suriah Bukan Karena Kepentingan Syiah

Tokoh Iran Klaim Dukung pada Suriah Bukan Karena Kepentingan Syiah

Seruan Pemuda-Mahasiswa Islam Indonesia: Dukung Ulama, Waspadai Gejala Kebangkitan PKI!

Seruan Pemuda-Mahasiswa Islam Indonesia: Dukung Ulama, Waspadai Gejala Kebangkitan PKI!

Prihatin Penangkapan Aktivis, ACTA Gugat UU ITE

Prihatin Penangkapan Aktivis, ACTA Gugat UU ITE

Baca Juga

Berita Lainnya