Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Agum Gumelar Imbau Pendukung Jokowi-Ma’ruf Tanpa Pamrih

Bagikan:

Hidayatullah.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada periode 2019-2024. Pembacaan penetapan pemenang Pilpres 2019 itu dibacakan oleh Ketua KPU, Arief Budiman, di lantai 2 Kantor KPU, Jakarta, Ahad sore (30/06/2019).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar mengingatkan seluruh pihak yang telah mengantarkan Jokowi-Ma’ruf memenangkan Pilpres 2019 agar tanpa pamrih.

“Untuk mereka yang mengantar kemenangan jangan pamrih. Kerelaan harus dalam hati membantu jangan pamrih. Kalau nanti tidak dapat apa-apa, jangan sakit hati,” ujarnya, Ahad.

Terkait proses rekonsiliasi politik untuk mengakomodasi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam susunan kabinet kerja, Agum menyebut hal itu wajar sebagai hak prerogatif presiden dan wakil presiden.

Akan tetapi, Agum meminta semua pihak terkait agar menyerahkan kewenangan itu sepenuhnya kepada Jokowi-Ma’ruf. “Saya tidak ingin Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin tersandera,” sebutnya.

Ia menilai Indonesia sebagai bangsa yang besar harus dibangun bersama oleh seluruh komponen bangsa, termasuk Prabowo dan rekannya.

“Harapan saya kepada Prabowo cs, kontestasi politik ini sudah berakhir, saya bisa rasakan Prabowo dan timnya, kita harus berjiwa besar menerima realitas politik,” sebutnya.

Ia menilai, situasi saat ini tak menutup peluang sedikit pun bagi Prabowo untuk membaktikan diri kepada negara. Ia mengaku, pendukung Prabowo di kalangan purnawirawan juga sahabatnya.

“Saya yakin mereka juga realistis. Saya ingin merangkul mereka bersama lagi,” akunya.

Menurut Agum, seluruh tim pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu harus tetap kompak mengawal kepemimpinan masa bakti 2019-2024.

Pasalnya, dalam lima tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf, sebutnya, banyak tantangan yang harus dihadapi bangsa.

“Ada gerakan besar yang ingin mengganti bangsa ini dengan falsafah mereka. Di depan kita ada tugas besar, tidak hanya mengawal Jokowi sampai 2024,” sebutnya kutip INI-Net.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LAZ BMH Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2014

LAZ BMH Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2014

700 Hari Kasus Penyerangan Novel, Masyarakat Sipil Tuntut 3 Hal

700 Hari Kasus Penyerangan Novel, Masyarakat Sipil Tuntut 3 Hal

Laskar FPI Kawal Rumah Neno Warisman Cegah Isu Pengepungan

Laskar FPI Kawal Rumah Neno Warisman Cegah Isu Pengepungan

BNPT: Celana Cingkrang, Jenggot, dan Cadar Bukan Ciri Terorisme

BNPT: Celana Cingkrang, Jenggot, dan Cadar Bukan Ciri Terorisme

Muhajir Effendi Minta Ormas Pelajar Boleh Berkiprah di Sekolah

Muhajir Effendi Minta Ormas Pelajar Boleh Berkiprah di Sekolah

Baca Juga

Berita Lainnya