Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ani Yudhono Wafat, MUI Turut Berduka Cita

ANUNG ANINDITO
Ani Yudhoyono didampingi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari ruang perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura, Kamis (16/05/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Istri presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati Yodhoyono atau Ani Yudhoyono, meninggal dunia di National University Hospital, Singapura, Sabtu (01/06/2019), pukul 11.50 waktu setempat. Kepergian mantan ibu negara tersebut meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Bu Ani, demikian biasa disapa.

“MUI ikut berduka cita dengan kepergian Ibu Ani,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas kepada hidayatullah.com Jakarta, Sabtu.

“MUI menyatakan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Ani Yudhoyono yang dirawat di Singapura,” tambahnya.

Menurut Anwar, kepergian Ani Yudhoyono tentu saja benar-benar mengejutkan dan membuat seluruh negeri ikut berkabung.

“Karena beliau adalah seorang ibu negara yang tegas dan berprinsip serta peduli kepada rakyatnya,” sebut Anwar.

“Kita berharap semoga Allah Subhanahu Wata’ala menerima semua amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat yang layak di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan kita harapkan semoga diberi ketabahan dan kesabaran oleh Allah Subhanahu Wata’ala dalam menghadapi musibah yang amat berat ini,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ani Yudhoyono meninggal dunia pada usia 67 tahun. Sebelum berpulang, kondisi terakhir kesehatan Ani mengalami penurunan. Ani pun harus dirawat di ruang Intensif Care Unit (ICU) di National University Hospital (NUH) Singapura.

Presiden Joko Widodo atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian Ani.

Ucapan belasungkawa itu disampaikan Presiden dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Ani dirawat di RS di Singapura tersebut sejak 2 Februari 2019. Jenazah Ani disemayamkan di Kedutaan Besar RI di Singapura.

Rencananya, jenazah akan diterbangkan dari Singapura menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat Hercules, Ahad (02/06/2019) pukul 7.00 waktu setempat.

Usai itu, jenazah almarhumah akan dibawa ke kediaman di Cikeas, Bogor, untuk disemayamkan. Jenazah Ani Yudhoyono akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Jakarta, pada Ahad besok sore.

Susilo Bambang Yudhoyono, anak atau pun menantu menemani Ani Yudhoyono di detik-detik terakhir sebelum kepergian Ani.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menag: Materi Khilafah Tak Hilang, Tapi Dipindahkan ke Sejarah Islam

Menag: Materi Khilafah Tak Hilang, Tapi Dipindahkan ke Sejarah Islam

Kongres Umat Islam ke-7 Hasilkan Deklarasi Bangka Belitung

Kongres Umat Islam ke-7 Hasilkan Deklarasi Bangka Belitung

Tahun Baru, Penjualan Kondom Naik di Berbagai Kota

Tahun Baru, Penjualan Kondom Naik di Berbagai Kota

MUI Kritik Acara Tak Bermanfaat Saat Ngabuburit

MUI Kritik Acara Tak Bermanfaat Saat Ngabuburit

Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Aleppo

Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Aleppo

Baca Juga

Berita Lainnya