#RakyatTolakHasilPilpres #SaveOurDemocracy Membahana

"Pemilu paling hancur kebebasan berpendapat dibungkam rezim sekarang telah di tunggangi oleh orang orang berkepentingan pribadi mau dibawa kemana negara ini."

#RakyatTolakHasilPilpres #SaveOurDemocracy Membahana
skr/hidayatullah.com
Demo memprotes pemilu yang curang di Jakarta.

Terkait

Hidayatullah.com– Pasca pengumuman hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu termasuk Pilpres 2019 oleh KPU pada Selasa (21/05/2019) dinihari yang memenangkan capres petahana Joko Widodo, jagat media sosial semakin diramaikan dengan perbincangan politik.

Pantauan hidayatullah.com, Selasa, sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah tanda pagar terkait politik menduduki jajaran trending topic se-Indonesia. Antara lain tagar #RakyatTolakHasilPilpres #SaveOurDemocracy #HariKemenangan dan kicauan “Selamat Pak” yang membahana.

Lewat tagar #RakyatTolakHasilPilpres, rakyat pengguna media sosial menyuarakan penolakannya terhadap hasil Pilpres 2019 yang terindikasi penuh kecurangan.

“BPN Prabowo-Sandiaga Tolak Hasil Rekapitulasi KPU RI BPN pun mnolak tndtangani berita acara hsl rekapitulasi Pemilu 2019 https://www.idntimes.com/news/indonesia/denisa-tristianty/bpn-prabowo-sandiaga-tolak-hasil-rekapitulasi-kpu-ri/full … Kami rakyatpun menolak !!! KPU melanggar UU, penetapan seblm tgl 22 Sdgkan dibbrp provinsi blm rampung 100% #RakyatTolakHasilPilpres,” kicau akun @Ochi__BQ09, Selasa.

“Pemilu paling hancur kebebasan berpendapat dibungkam rezim sekarang telah di tunggangi oleh orang orang berkepentingan pribadi mau dibawa kemana negara ini #RakyatBerkuasaNegaraBerdaulat #RakyatTolakHasilPilpres #RakyatBergerakTegakkanKedaulatan,” kata mridwansaputra ‏ @mridwansaputraa.

Begitu pula aspirasi senada disampaikan warganet dengan mengicaukan tagar berbahasa Inggris #SaveOurDemocracy yang maksudnya seruan “Selamatkan Demokrasi Kita”.

Tagar ini sebenarnya sudah sejak lama nangkring di media sosial dan kembali viral.

“Menurut Aktivis 98 sekarang lebih parah dari Orde Baru..saya juga merasakan hal yang sama.. #SaveOurDemocracy,” tulis Arie Yannur lewat akun @ArieY_Official tertanggal 18 Mei 2019 menurut catatan Twitter.

“Puncak Kecurangan yang mereka tampilkan, rakyat tak akan bisa menerima semua Kecurangan2 ini.. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy,” kicau Albert. J ‏ @albertjamaris, Selasa (21/05/2019).

Sedangkan @nabilaahnn menyindir KPU yang mengumumkan hasil Pilpres 2019 pada tengah malam atau pagi dinihari.

“Kalau alasan mengumumkan hasil pilpres pada tengah malam hanya karena takut akan serangan rakyat. bukankah saat ini hal itu malah membuat rakyat semakin geram? #SaveOurDemocracy,” kicaunya.

Lain lagi dengan kicauan @HendraRIZ3:

“Mengutip jawaban Sayyid Quthb ketika ditanya seseorang, “Mengapa kedzhaliman masih seringkali menang dan suaranya semakin tinggi? “Beliau menjawab “Agar ketika kejatuhannya nanti, dentumannya terdengar kencang dan semua orang akan mendengarnya” #SaveOurDemocracy.”

Di pihak lain ada pula tagar #JokowiAminSudahMenang dan #HariKemenangan yang juga membahana. Lewat kedua tagar ini, netizen diduga pendukung capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengucapkan selamat kepada kedua paslon tersebut.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !