Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wantim MUI: Pemilu 2019 Cacat Konstitusional Jika KPU Tidak Jujur

zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin (kanan) bersama Inspektur Jenderal TNI Mayjen Muhammad Herindra di MUI kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/03/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof M Din Syamsuddin meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar melakukan penghitungan suara Pemilu 2019 dengan jujur dan adil.

Din mengatakan, berdasarkan konstitusi asas Pemilu/Pilpres adalah jujur, adil, transparan, dan akuntabel.

“Maka KPU harus memastikan proses penghitungan suara dan penetapan hasilnya berlangsung berdasarkan asas tersebut, khususnya jujur dan adil. Jika KPU tidak berlaku jujur dan adil maka Pemilu/Pilpres 2019 akan mengalami cacat konstitusional,” ujar Din dalam pernyataannya di Jakarta diterima hidayatullah.com, Selasa (30/04/2019) malam.

Baca: Wantim MUI: KPU Jangan Abaikan Kejujuran & Keadilan

Din mengatakan, berbagai laporan/pengaduan tentang kecurangan harus ditabayunkan, yakni diverifikasi atau dijernihkan.

“Jika laporan kecurangan tersebut tidak terbukti maka itu merupakan fitnah, namun jika terbukti ada kecurangan maka itu adalah musibah atau malapetaka dalam kehidupan kebangsaan kita,” ujarnya.

Din mengatakan, pemimpin yang tampil dengan fitnah akan menimbulkan fitnah berkelanjutan, dan pemimpin yang tampil dengan musibah kecurangan akan membawa musibah berkepanjangan bagi bangsa dan negara.

Baca: Prabowo Temui Ulama Bahas Kecurangan & Korban Pemilu

Din berpesan kepada segenap keluarga besar bangsa Indonesia perebutan takhta telah menimbulkan silang sengketa di antara elemen bangsa ini.

“Maka jangan biarkan silang sengketa memecah belah persaudaraan kita. Mari selesaikan silang sengketa secara jujur dan adil, dan jangan ada dusta di antara kita.”

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini pun mengingatkan semua pihak akan Hadits Nabi yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim:

“Tegakkanlah kejujuran (dan keadilan), karena kejujuran dan keadilan membawa kebenaran dan kebenaran mengantarkan ke surga. Hindarilah kebohongan (termasuk kecurangan) karena kebohongan dan kecurangan membawa keburukan dan keburukan mengantarkan ke neraka). Riwayat Bukhari dan Muslim.”*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Amien Rais: Bangsa Kita Jadi Jongos di Negeri Sendiri

Amien Rais: Bangsa Kita Jadi Jongos di Negeri Sendiri

Polisi Bongkar Praktik Penjualan Bangkai Ayam di Pasar

Polisi Bongkar Praktik Penjualan Bangkai Ayam di Pasar

Cetak Kader Putri Melalui Program Mabit

Cetak Kader Putri Melalui Program Mabit

Video Hendropriyono ke Al Zaitun Beredar di Masyarakat

Video Hendropriyono ke Al Zaitun Beredar di Masyarakat

Ditemukan Fakta Pelanggaran HAM Berat Densus 88

Ditemukan Fakta Pelanggaran HAM Berat Densus 88

Baca Juga

Berita Lainnya