Banjir di Jakarta Timur dan Selatan, Ini Imbauan Gubernur Anies

"Ini menunjukkan pentingnya kita sama-sama menjaga sungai, tidak membuang sampah ke sungai sejak dari hulu sampai hilir."

Banjir di Jakarta Timur dan Selatan, Ini Imbauan Gubernur Anies
IG Anies Baswedan
Banjir Jakarta, April 2019.

Terkait

Hidayatullah.com– Banjir melanda beberapa titik di wilayah Jakarta Timur dan Selatan, Jumat (26/04/2019). Data terakhir dari BPBD menyebutkan ada 32 titik banjir di kedua wilayah tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat, mengatakan, kemarin malam, status tinggi muka air Pintu Air Katulampa Bogor sempat mencapai Siaga 1. Kiriman air dengan volume tinggi ini diperkirakan sampai 6-9 jam kemudian di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di Jakarta.

“Sejak malam peringatan dini telah dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta, seluruh jajaran Pemprov DKI siag. Banyak petugas kita, tak istirahat sejak tadi malam. Semua berjaga,” ujarnya lewat akun Instagram resminya, Jumat.

Selain itu, terkait banjir tersebut, Anies mengajak segenap warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai, secara khusus tidak membuang ke sampah ke sungai.

“Ini menunjukkan pentingnya kita sama-sama menjaga sungai, tidak membuang sampah ke sungai sejak dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Anies melayat salah satu korban tewas yang terseret arus banjir di Kebon Baru, Jakarta Selatan.

“Jadi saya tadi melayat (korban) namanya Ibu Imas,  beliau itu mencoba mengambil barang yang mengalir ke sungai, bekerja sebagai pemungut sampah pemulung,” kata Anis, saat meninjau di Pintu Air Mangarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/04/2019).

Saat melayat, dia bertemu dengan suami almarhum Imas yang menceritakan kejadian yang menimpa istrinya.

“Saat itu korban mau mengambil termos bersama suaminya, alirannya (air) sangat keras. Termosnya kepegang, tapi alirannya kuat dan air didalam (termos), akhirnya jatuh dan terbawa kedalam jembatan di daerah Kebon Baru,” kata Anies.

Ditambahkan, suami Imas sudah menyuruh korban melepas termosnya, tapi akhirnya almarhum Imas terbawa arus.

“Karena itu saya mengimbau kepada semua, jangan mendekati arus yang keras bila lihat ada barang-barang di situ jangan berusaha untuk mengambil barang di tengah-tengah arus yang deras seperti ini lebih baik pikirkan keselamatan,” kata Anies.

Sementara itu, korban lainnya di RT 11/RW 07, Bidara Cina atas nama Suyanto (70), dinyatakan tewas akibat serangan jantung.

Banjir merendam antara lain di Kelurahan Pengadegan, Rawajati, Cikoko, Kebon Baru, Balekambang, Cililitan, Kampung Melayu, dan Bidara Cina.* Skr/INI

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !