Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Total Petugas KPPS Meninggal 91 Orang, 374 Sakit

Proses pemakaman seorang petugas KPPS di TPS 1 Desa Brdeng Sikuran, Kecamatan Inuman, Kab Kuansing, Riau, yang meninggal akibat kecelakaan, sepulang dari pleno PPK.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal saat menjalankan tugas dalam Pemilu 2019 sebanyak 91 orang yang tersebar di 19 provinsi se-Indonesia.

“Jumlah update terakhir petugas penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah itu sebanyak 91 orang meninggal dunia, kemudian 374 orang sakit, sakit ini bervariasi ya,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman di Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (22/04/2019).

Arief Budiman mengatakan santunan untuk keluarga petugas KPPS telah dibahas secara internal dengan memperhitungkan berbagai macam regulasi terkait asuransi BPJS serta masukan yang diterima KPU.

Baca: KPU: 54 Petugas Pemilu Meninggal karena Kelelahan & Kecelakaan

Selasa, 23 April 2019, KPU RI berencana melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan. Terkait besaran, KPU RI mengusulkan besaran santunan untuk anggota KPPS yang meninggal dunia sekitar Rp 30-36 juta, sementara yang sakit hingga cacat maksimal Rp 30 juta. Selanjutnya untuk luka, besaran santunan yang diusulkan maksimal Rp 16 juta.

“Jadi ini akan dibahas bersama Kemenkeu termasuk mekanisme pemberiannya dan penyediaan anggarannya karena kan anggaran KPU tidak ada yang berbunyi nomenklaturnya santunan,” tutur Arief Budiman.

 Baca: DPD RI Desak Evaluasi Total Pemilu 2019

Sementara itu, Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengatakan sebelum pemungutan suara berlangsung, KPU telah mengusulkan asuransi untuk petugas KPPS, tetapi tidak ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan.

“Tadinya kan kami diminta Komisi II untuk membuat asuransi pada teman-teman penyelenggara di lapangan, tetapi kemudian kami sudah ajukan ke Kemenkeu. Nah entah bagaimana Kemenkeu tidak memproses dan pemilu sudah berjalan,” tutur Ilham Saputra lansir Antaranews.com.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pornografi Lebih Bahaya dari Narkoba

Pornografi Lebih Bahaya dari Narkoba

PKS: Janji Presiden “Berupaya Luar Biasa Hambat Covid-19” Harus Segera Direalisasikan

PKS: Janji Presiden “Berupaya Luar Biasa Hambat Covid-19” Harus Segera Direalisasikan

Pemerintah Diharapkan Lebih Mendengar Aspirasi Masyarakat Tolak Reklamasi

Pemerintah Diharapkan Lebih Mendengar Aspirasi Masyarakat Tolak Reklamasi

103 Perkaya Jinayah Belum Dieksekusi

103 Perkaya Jinayah Belum Dieksekusi

Anies Diapresiasi Serukan Orangtua Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Anies Diapresiasi Serukan Orangtua Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Baca Juga

Berita Lainnya