Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Desak Penegak Hukum Kedepankan Kepentingan Bangsa

andi/hidayatullah.com
Jajaran MUI dan Wantim MUI dalam konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Jumat malam (19/04/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh keluarga besar bangsa, khususnya umat Islam, untuk bersyukur ke hadirat Allah subhanahu wata ‘ala karena Pemilu serentak 2019 telah berlangsung lancar dan terkendali, walau di sana-sini masih terdapat kekurangan dan kelemahan.

“Menyerukan kepada umat Islam khususnya, agar dapat menyatukan hati, pikiran, dan langkah untuk menegakkan persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyah) dan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) dalam koordinasi Majelis Ulama Indonesia,” seru perwakilan MUI, Yusnar Yusuf di kantor pusat MUI, Jakarta (19/04/2019).

Baca: MUI Minta KPU Profesional: sebagian Penyelenggara Pemilu Tak Netral

MUI juga menyerukan kepada kepada semua pihak, baik tim sukses, relawan, dan pendukung masing-masing pasangan capres dan cawapres untuk dapat menahan diri, tidak bertindak anarkis dan main hakim sendiri.

“Namun menyerahkan penyelesaian setiap sengketa melalui jalur hukum berdasarkan prinsip taat konstitusi,” sarannya.

Baca: MUI: Quick Count Pilpres Timbulkan Mudharat dan Mafsadat

Secara khusus, MUI mendesak lembaga penegakan hukum dan keamanan (Mahkamah Konstitusi, TNI, dan Polri) untuk mengemban amanat dan tanggung jawab dengan tidak mengedepankan kepentingan kecuali kepada bangsa dan negara.

Tak lupa MUI mengajak seluruh umat beragama, khususnya umat Islam, untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah subhanahu wata ‘ala agar bangsa Indonesia aman, sentosa, rukun, damai, dan terhindar dari malapetaka perpecahan.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Ajak ASN Jadikan ‘Turbulensi 15 Maret’ Pelajaran Keras

Menag Ajak ASN Jadikan ‘Turbulensi 15 Maret’ Pelajaran Keras

Arswendo Mengaku tak Sengaja Menista Agama, tapi Dihukum 4 Tahun Penjara

Arswendo Mengaku tak Sengaja Menista Agama, tapi Dihukum 4 Tahun Penjara

Tiba di Bangladesh, Relawan MuhammadiyahAid: Bantuan Diawasi Ketat

Tiba di Bangladesh, Relawan MuhammadiyahAid: Bantuan Diawasi Ketat

Dalih Polisi Tahan Jawara Betawi Dinilai Aneh dan Dipaksakan

Dalih Polisi Tahan Jawara Betawi Dinilai Aneh dan Dipaksakan

Libforall Sponsori Seminar Pemikiran di IAIN Surabaya

Libforall Sponsori Seminar Pemikiran di IAIN Surabaya

Baca Juga

Berita Lainnya