Rabu, 27 Januari 2021 / 14 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Sebut Ada Radikalis Ekstremis di Kelompok 02, Said Aqil Dipolisikan

andi/hidayatullah.com
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengapit Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, saat mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Kamis (16/08/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Aliansi Anak Bangsa (AAB) dan Korlabi melaporkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj (SAS) ke pihak kepolisian.

Sebabnya AAB menemukan dugaan adanya unsur-unsur delik dengan modus adu domba yang dapat menimbulkan suasana gaduh antara kelompok atau golongan antara anak bangsa, terlebih pada saat rawan dengan momentum jelang pemilu-pilpres April 2019.

AAB dan Korlabi menemukan hal tersebut dalam pernyataan Said di video Narasi TV di Youtube.

“Yang isi narasi atau materi percakapannya dalam video tersebut adalah mengandung isu yang kental dengan dugaan fitnah (KUHP), juncto ujar kebencian (UU ITE) yang ditujukan kepada suatu golongan atau kelompok tertentu dalam hal ini, kelompok pasangan cawapres 2019 – 2024 No 02, antara lain dinyatakan oleh SAS di dalam kelompok 02 ada radikalis ekstremis dan teroris,” ujar Sekjen Korlabi Noval Bamu’min kepada hidayatullah.com Jakarta, Rabu (20/03/2019).

Ia menegaskan, perbuatan yang dapat mengarah pada perpecahan antara anak bangsa oleh siapapun harus dicegah dan dihentikan. Demi keamanan dan kenyamanan serta penegakan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air

Karenanya, AAB melaporkan Said pada Senin lalu di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

“Atas dasar demi penegakan dan pertanggungjawaban hukum serta efek jera bagi pelaku pelanggar hukum dan semata-mata demi kepentingan hukum, maka kami imbau agar pihak aparat penegak hukum Kepolisian RI segera menindaklanjuti laporan temuan pelanggaran tindak pidana/delik yang dilakukan oleh SAS maupun penyertanya bila ada fakta hukum ditemukan,” pintanya.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Ratusan Penghuni Lapas Tanjung Jabung Barat Ikuti Ruqyah Masal

Ratusan Penghuni Lapas Tanjung Jabung Barat Ikuti Ruqyah Masal

Warganet Serukan #RakyatKawalKeputusanMK

Warganet Serukan #RakyatKawalKeputusanMK

Marzuki Alie: Arab Spring Pelajaran Berharga

Marzuki Alie: Arab Spring Pelajaran Berharga

Soal Editorial Metro TV, Pimpinan GNPF: Biar Masyarakat Menilai

Soal Editorial Metro TV, Pimpinan GNPF: Biar Masyarakat Menilai

HMI MPO: Fenomena FPI Harus Jadi Bahan Intropeksi Pemerintah

HMI MPO: Fenomena FPI Harus Jadi Bahan Intropeksi Pemerintah

Baca Juga

Berita Lainnya