Sabtu, 27 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bawaslu Jateng Temukan 8 WNA Masuk DPT

Foto: Istimewa/kolase: hidayatullah.com
[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com– Jajaran Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah menemukan 8 nama warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

“Delapan WNA hasil yang menjadi temuan Bawaslu kabupaten/kota itu tersebar di beberapa daerah,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng Anik Sholihatun di Semarang, Senin (11/03/2019) kutip Antaranews.com.

Ia memerinci dua WNA yang masuk DPT itu ada di Kota Tegal, satu di Kabupaten Purworejo, satu di Kabupaten Batang, satu di Kota Salatiga, dan tiga di Kota Surakarta.

Baca: Bawaslu Temukan Dua WNA Masuk DPT Tulungagung

Menurut dia, keberadaan WNA di Jateng yang masih masuk dalam DPT tersebut bisa saja bertambah karena proses pengawasan yang dilakukan jajaran Bawaslu masih terus berlangsung.

“Kami masih terus melakukan penelusuran guna menyisir jika ada WNA yang masuk dalam DPT,” ujarnya.

Anik menegaskan pengawasan jajaran Bawaslu Jateng tersebut dilakukan untuk validitas DPT Pemilu 2019.

“Sebagai tindak lanjut, kami sudah meminta kepada KPU agar mencoret delapan nama WNA tersebut,” katanya.

Baca: WNA Masuk DPT Makin Banyak, Berpotensi Mendelegitimasi Pemilu

Sebelumnya, Bawaslu Jateng juga telah menemukan 12 nama WNA yang masuk DPT Pemilu 2019 berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum dan Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini, ke-12 nama WNA tersebut sudah dicoret oleh KPU sehingga dengan demikian total tercatat ada 20 nama WNA yang masuk DPT dan menjadi temuan Bawaslu Jateng.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kiai Madura Tolak Berita Adanya Penjarahan

Kiai Madura Tolak Berita Adanya Penjarahan

Kematian Petugas KPPS Tak Diungkap bisa Jadi Catatan Buruk Demokrasi

Kematian Petugas KPPS Tak Diungkap bisa Jadi Catatan Buruk Demokrasi

5 LSM Ternama  Turki yang Turun ke Sulawesi Tengah

5 LSM Ternama Turki yang Turun ke Sulawesi Tengah

Alasan Jokowi pilih Hendropriyono jadi Penasihat Intelijen

Alasan Jokowi pilih Hendropriyono jadi Penasihat Intelijen

Sunanto Mengaku Tidak Akan Berpolitik Praktis

Sunanto Mengaku Tidak Akan Berpolitik Praktis

Baca Juga

Berita Lainnya