Kisah Haru Anies: Pemuda Wafat Usai Kecelakaan saat Pergi Taklim

"Kamis malam saya cium Dayat, pagi ini (Ahad kemarin) bertemu Dayat lagi setelah dia jadi jenazah. Husnul khatimah, InsyaAllah..⁣.," tutur Anies.

Kisah Haru Anies: Pemuda Wafat Usai Kecelakaan saat Pergi Taklim
FB Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama warga mengangkat keranda jenazah Rahmat Hidayat di Jagakarsa, Jakarta, Ahad (03/03/2019).

Terkait

Hidayatullah.com– Seorang pemuda di Jakarta meninggal dunia setelah mengalami kritis akibat kecelakaan saat hendak mengikuti sebuah kegiatan taklim. Demikian dituturkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini.

Anies sempat menjenguk pemuda tersebut di ruang ICU, Rumah Sakit Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis pekan kemarin (28/02/2019).

Cerita bermula saat itu Anies sedang menjenguk seseorang di RS tersebut. Tiba-tiba…

“Pak Anies, Pak Anies, Pak Anies!⁣”

Terdengar suara pasien di bilik sebelah ruang ICU itu memanggil-manggil.⁣

“Kamis malam itu saya menjenguk ibu sahabat yang dirawat di ICU RS Pasar Minggu. Antar bilik pasien dipisahkan korden,” tutur Anies, Ahad (03/03/2019) lewat akun Instagram resminya, pantauan hidayatullah.com, Senin (04/03/2019) dalam unggahan yang disertai sejumlah foto terkait.

Baca: Gubernur Anies Gratiskan Perawatan Pasien DBD di Semua RSUD

Suara pemuda itu keras walau terhalang masker oksigen yang dipakainya. Hingga terdengar seruangan ICU.⁣ Anies pun merespon panggilan tersebut.

Anies menghampirinya. Mata pemuda itu menatap tajam. Tangan, kaki dan sekujur badan terkulai tanpa gerak. Dia mengalami patah di 2 ruas tulang lehernya. Tangan dan kaki terlihat lumpuh. “Seorang anak muda, 15 tahun, kecelakaan saat perjalanan ke kegiatan taklim,” tuturnya.

Pemuda itu bernama Rahmat Hidayat, diketahui setelah Anies menanyakan namaanya. Dayat, panggilannya, lalu menyanyikan lagu penyemangat Persija.

“Saya dengar dia juga suka melantunkan shalawat. Dalam sakit yang tak terkira itu, dia masih melantunkan shalawat,” tuturnya.

Dayat pun meminta agar sang Gubernur berkenan menciumnya.

“”Cium saya, Pak. Cium saya, Pak,” pinta Dayat. Saya tatap dia. Dia senyum dan saya senyum. Lalu saya sentuh keningnya, pundaknya. Perlahan saya cium keningnya. Saya tahan, saya cium lama kening Dayat. Seakan anak sendiri. Sambil membayangkan dia sedang berhadapan perenggang nyawa. Terdengar suara lirihnya, “terima kasih, Pak Anies, terima kasih.” Saya senyum dan berdoa.⁣”

Baca: Raih 3 Penghargaan dari KPK, Anies Baswedan Tuai Pujian

Usai pertemuan yang mengharukan itu, Anies pamit sambil memastikan operasi bisa segera dilaksanakan. Dayat memang akan segera melangsungkan operasi besoknya.

“Alhamdulilah, Jumat pagi operasi dilakukan. Ikhtiar manusia menyelamatkan anak belia ini. Lebih dari 12 jam dokter dan paramedik berjuang di meja operasi. Misi yang tidak ringan.⁣”

Namun kemudian, Allah Subhanahu Wata’ala, tutur Anies, ternyata punya rencana lain. Ahad subuh, sebuah teks masuk di WA, mengabarkan kepada orang nomor satu di DKI Jakarta itu, bahwa Dayat telah wafat pada pukul 1 dinihari WIB.⁣

Innalillahi wainna ilaihi rajiun…

Ahad pagi, Anies pun melayat melayat ke tempat duka di Jagakarsa. Di mushalla tempat almarhum Dayat dishalatkan, Anies menemui ayah-ibu Dayat.

“Mereka masih terpukul; tak pernah ada dalam bayangannya kalau mereka yang melahirkan dan membesarkan Dayat, kini harus menguburkannya. Pada orangtuanya saya sampaikan, InsyaAllah anak ini akan jadi pembuka Jannah bagi mereka, amiin,” tutur Anies seraya mendoakan keluarga yang tengah dirundung duka tersebut.

Anies mendoakan semoga almarhum berpulang ke Rahmatullah dalam keadaan yang baik.

“Kamis malam saya cium Dayat, pagi ini (Ahad kemarin) bertemu Dayat lagi setelah dia jadi jenazah. Husnul khatimah, InsyaAllah..⁣.,” tuturnya.

Anies pun tak sungkan turut mengangkat keranda jenazah Dayat.

“Setelah dishalatkan, kami angkat jenazahnya. Melepas ke Rahmatullah… Ke Rahmatullah semua akan kembali, sebuah pelajaran bagi semua. Kullu Nafsin Dzaa Iqatul Maut..⁣. Al Fathihah…,” pungkas Anies dalam akun terverifikasinya.

Penelusuran hidayatullah.com kisah tersebut memviral di berbagai media. Warganet turut menyampaikan ucapan duka terhadap almarhum, di samping memuji sikap Anies dalam memperhatikan warganya.

“Smga d trima aml ibadah n,,,, Goodjob pak @aniesbaswedan smga sllu istiqomah dlm memimpn Jakarta Untuk mnjdi teladan bg Seluruh kpla Daerah Slruh indonesia,” tulis @solehsudiraibnusyukur di kolom komentar unggahan Anies tersebut.

Innalilahi wa innailaihi raji’un… Semoga Jannah tempatnya, Aamiin,” tulis @tarimartoredjo.

Sedangkan @zifaranining mengaku turut terharu atas kisah tersebut. “Innalilahi wainnailaihi rojiun.. Masya Allah, Pak @aniesbaswedan saya terharu bacanya…”

“Masya Allah, semoga Allah angkat derajat Pak Anies lebih tinggi lagi, Aamiin,” doa @helmi_sidik mengomentari unggahan Anies yang telah menuai sedikitnya 214.022 tanda suka tersebut.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !