Pentingnya Suara Umat Islam di Pemilu

“Maka sebaiknya jangan golput."

Pentingnya Suara Umat Islam di Pemilu
Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Sebuah media asing meliput suasana pencoblosan pada Pilpres 2014 di Jakarta.

Terkait

Hidayatullah.com– Bagaimana pun kualitas para calon pemimpin yang ada saat ini jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, masyarakat hendaknya tetap menggunakan hak politiknya.

Memilih golput memang merupakan hak warga negara. “Tetapi sikap demikian tidak menguntungkan kehidupan bangsa,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, kepada hidayatullah.com pada Jumat (01/02/2019).

Ia mengingatkan, pemilu legislatif dan pilpres merupakan proses yang sangat penting dan menentukan masa depan bangsa dan negara.

Senada dengan Mu’ti, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI, Prof Din Syamsuddin menyatakan, MUI sangat kuat mendorong umat Islam untuk tidak golput.

Ini, kata dia, untuk menunjukkan hak warga negara. Memilih dalam pemilu pilpres sebagai wujud manifestasi tanggung jawab keagamaan di samping kebangsaan dan kenegaraan.

“Maka sebaiknya jangan golput,” sarannya usai rapat pleno Wantim MUI ke-34, Rabu (30/01/2019), di kantor MUI Pusat, Jakarta.

Din memandang, golput dalam Pilpres sekarang ini rugi dan merugikan.

Anggota Wantim MUI, Kiai Abdullah Jaidi menambahkan, peran satu suara umat Islam sangat penting di dalam kemajuan bangsa ke depan dan kemajuan umat Islam yang diidam-idamkan.

Karenanya diharapkan kepedulian umat Islam dalam kehidupan berbangsa.

“Itu yang senantiasa para ulama ini berkenan untuk terus menerus memberikan arahan kepada umat untuk tidak ada golput di tengah-tengah kehidupan berdemokrasi,” jelasnya.* Andi

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !